Cerita Opa Yem dan Pisang Gorohonya..

Tag

, , , , , , , , ,

opa-yem

Meski usianya sudah 87 tahun, Jemyy Albert Polii, yang biasa disapa Opa Yem masih terlihat kuat mengurus kebun pisangnya di Aer Panas, Malalayang, Manado.

Saat ditemui di kebunnya, Senin (16/1/2017), Opa Yem masih terlihat gagah, dan berpenampilan rapih. Ditemani istrinya, Opa Yem sedang memilin jagung yang juga merupakan hasil dari kebunnya.

“Saya mulai menanam pisang sejak tahun 60an. Dulu lahan kebun sekitar dua hektar,” kata Opa Yem.

Dengan luas lahan sebesar itu, Opa Yem mengaku bisa menanam pisang dari jenis goroho (Musa acuminafe,sp) hampir 1.000 pohon.

“Sudah beberapa jenis pisang yang dicoba, tetapi goroho yang terbaik. Tapi sekarang kebunnya sudah kecil, karena sudah dibagi ke anak-anak, dan sebagian sudah dibeli orang untuk dibangun rumah,” ujar Opa Yem. Baca lebih lanjut

Luangkan Waktu Menenggok Taman Purbakala Waruga di Sawangan

Tag

, , , , , , , , , , , , ,

waruga

Jika anda ke Sulawesi Utara, sempatkanlah mengunjungi Taman Purbakala Waruga Sawangan yang berada di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Hanya butuh waktu sekitar satu jam berkendara dari Manado untuk menuju ke Sawangan. Angkutan umum juga tersedia. Pergilah ke Terminal Paal Dua, dan carilah trayek Airmadidi. Begitu turun di Terminal Airmadidi, lanjutkan perjalanan menggunakan ojek.

Di Taman Purbakala Waruga Sawangan terdapat 144 kuburan tua orang Minahasa kuno yang disebut Waruga. Bentuknya adalah peti-peti besi dari masa Megalitikum yang telah berusia berabad-abad. Baca lebih lanjut

TERIK

Tag

, , , , , , , ,

_mg_9848

#15~365

Para pelajar Sekolah Dasar di pulau Kawuso ini, berhenti sejenak, dan saling memberi minum, saat pulang sekolah.

Sekolah mereka yang berlokasi di bawah bukit sementara rumah mereka berada di atas bukit, membuat perjalanan pulang sekolah menjadi aktifitas yang menguras tenaga. Apalagi kemiringan jalan yang harus dilalui mencapai 45 derajat, dan iklim yang cukup panas di salah satu Pulau Terluar yang berada di wilayah Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara itu.

Namun walaupun begitu, semangat pelajar di daerah perbatasan NKRI ini, mampu mengalahkan keterbatasan yang ada di pulau mereka.

Teringat kami yang menyesal karena menampik tawaran diantar dengan motor ke lokasi Balai Desa, karena mengira jalannya tak seterjal yang dikira.

(Mengenai Kawaluso ada di postingan sebelum ini)

#jurnal_rb #kawaluso #pulau #island #pulau_terluar #sangihe #child #anak-anak #pelajar #nkri #merasalanindonesiamu #inspirasipendidikan #inspirasinegeri #pendidikan #education #natgeoindonesia #pesonaindonesia #ngi

KAWALUSO

Tag

, , , , , , ,

_mg_9685

#14~365

Dua bocah kakak beradik ini tertidur lelap di hammock yang dibuat dari jaring ikan, yang diikat oleh ayah mereka di pohon kelapa di Pulau Kawaluso.

Kawaluso merupakan satu dari 11 pulau terluar di wilayah Sulawesi Utara yang memiliki luas wilayah 0,9 km2. Di pulau ini terdapat Titik Dasar nomor TD.053A  dan Titik Referensi nomor TR.053. Letak geografis pulau ini berada di Utara Pulau Sangihe dan secara administrasi berada di Kecamatan Kepulauan Marore, Kabupaten Kepulauan Sangihe.

Penduduk kampung Kawaluso tidak lebih dari 1000 jiwa dengan mata pencaharian utama sebagai nelayan, dan petani jika laut sedang ombak tinggi. Hasil pertanian  berupa bahan makanan hanya untuk keperluan /konsumsi sendiri seperti sagu, bete atau talas dan singkong.

Menurut tuturan dari Tua-tua Kampung, penduduk Desa Kawaluso mulai ada sekitar tahun 1800 an.  Pada zaman penjajahan Belanda seorang yang bernama Mamudi dibuang oleh pemerintah Belanda karena diketahui sebagai dukun yang melakukan praktek ilmu hitam. Kemudian menyusul Taguriri seorang pengembara yang berasal dari Tahuna (namun ada juga yang mengatakan dari Siau) yang kemudian menetap dipulau Kawaluso.  Setelah Taguriri, datang lagi seorang pengembara yang bernama Takumansang dari Kendar Sawang, yang kemudian membentuk suatu komunitas dan lama kelamaan berkembang menjadi suatu kampung.

Pulau Kawaluso merupakan pulau yang fisiografisnya terdiri dari perbukitan dan sedikit dataran. Komposisi lahan pulau ini terdiri dari lahan basah, lahan kering, semak, belukar, lahan terbuka, dan terumbu karang. Sebagian besar daerah perbukitan dipergunakan sebagai lahan perkebunan, selebihnya mulai ditanami dengan tanaman palawija.

Keadaan Pulau yang hampir seluruhnya berbukit ini memiliki kemiringan lereng berkisar antara 30º – 50º.  Pulau Kawaluso dulunya dikelilingi oleh karang yang berbentuk seperti kawat yang dalam bahasa Sangihe disebut huso.
Dari 11 pulau terluar yang ada di Sulut, 10 pulau sudah saya datangi. Semoga tahun ini berkesempatan mengunjungi 1 pulau lagi.

#sangihe #sanger #pulau #island #pulau_terluar #border_area #kepulauan #jurnal_rb #child #children #anak #instachild #insta #merasakanindonesiamu

Mereka yang Mencari Tiket ke Surga

Tag

, , , , , , , , , , , ,

giat-rapi-rescue-manadoUpaya menyingkirkan pohon tumbang yang dilakukan RAPI Rescue Wilayah 01 Manado saat terjadi angin kencang pada 8 Januari 2017. (Foto: RAPI Rescue Manado)

 

Tjandra Theyono (65), Suleman (41) dan Pengky (46) nampak bangga dengan seragam yang mereka gunakan, kala ditemui Kompas.com, Kamis (12/1/2017) malam.

Mereka bertiga adalah sebagian dari anggota Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) Rescue Wilayah 01 Manado.

Kopi hangat yang tersaji malam itu di sebuah resto di kawasan Mega Mas, tidak mampu menepis kegelisahan mereka. Angin tiba-tiba kembali bertiup kencang. Itu pangkal kegelisahan mereka.

RAPI memang sejatinya adalah wadah berkumpul orang-orang yang punya hobi melakukan komunikasi dengan radio. Baca lebih lanjut

NUSA NIPA

Tag

, , , , , ,

nusa-nipa

#13~365

Ini adalah buku foto perjalanan yang kedua yang saya terima pada minggu ini. Satunya lagi, buku karya Ati Bachtiar: TELINGA PANJANG, yang masih saya selesaikan membacanya sebelum menulis ulasannya.

Nusa Nipa, Langlang Mata Sunda Kecil merupakan karya Deni Sugandi, yang saat ini menjadi editor dan fotografer minat kebumian di majalah geologi Geomagz & Buletin Geologi Tata Lingkungan. Deni yang besar di Bandung juga mengelola perjalanan wisata fotografi kebumian dan budaya dengan label geotrip.asia.

Menyebut Sunda Kecil, berarti memulai perjalanan dari Bali hingga ke kelompok kepulauan Nusa Tenggara, diantaranya pulau Lombok, pulau Sumbawa Besar, pulau Flores, pulau Timor dan pulau-pulau kecil lainnya sekitar 1.192 pulau dengan 760 pulau belum memiliki nama resmi.

Dalam buku ini, Deni menceritakan perjalanannya sepanjang Sunda Kecil itu yang dibaginya menjadi 3 fragmen: rona rupa bumi dan kekayaan alam; visualisasi rangkaian gunung api; dan warisan budaya megalitik hingga asimiliasi budaya dan kelompok etnis yang mendiami kawasan itu.

Sebagaimana Telinga Panjang, buku ini juga merupakan bagian dari kerja dokumentasi MEMBACA INDONESIA yang digagas Ray Bachtiar.

Ah . . . meraka sudah menyelesaikannya, dan memotivasi saya untuk segera pula menuntaskan salah satu resolusi di 2017: membuat buku. Semoga.

#buku #book #photobook #apfi #membacaindonesia #jurnal_rb #books #photo #photography #reportage #publikasi #publishing #publication #journal

KONSUMERISME

Tag

, , , , , , ,

Konsumerisme

#12~365

“I can imagine it, therefore I want it. I want it, therefore I should have it. Because I should have it, I need it. Beacuse I need it, I deserve it. Because I deserve it, I will do anything necessary to get it,” kata Jean Paul Baudrillard.

Baudrillard (1929-2007) adalah seorang filsuf asal Perancis yang memiliki perhatian khusus terhadap fenomena konsumerisme masyarakat modern dan keterkaitannya dengan perkembangan media massa kontemporer.

Beberapa pemikiran Baudrillard yang terkenal dan sering diperbicangkan ilmu sosial-humaniora adalah soal simbol, simulacrum, hiperrealitas, distingsi, sampah visual dan drugstore.

Menurutnya, saat masyarakat konsumsi telah mendasarkan diri pada tanda dari objek konsumsi, maka mereka sudah mengartikulasikan identitas dan personalitas diri mereka melalui barang-barang konsumsi itu. Melalui barang konsumsi itulah, orang membahasakan diri dan personalitasnya, termasuk status sosial yang menyebabkan diferensiasi kehidupan sosial.

Foto dibuat pada 2012.

#jurnal_rb #sosialita #konsumerisme #postmodern #filsafat #budaya #culture #fashion #ilmusosial #sosiologi

Menikmati Menu Ikan Bakar “Sekali Mati” di Manado

Tag

, , , , , , , , , ,

ikan-bakar-1 Ada hal menarik dalam dunia kuliner di Manado, Sulawesi Utara, dalam beberapa waktu terakhir ini. Sajian menu ikan bakar lagi populer.

Walau sebenarnya Manado adalah kota tepi pantai yang sejatinya mudah mendapatkan ikan. Hampir di seantero sudut Kota Manado kini bertebaran rumah makan yang menawarkan menu utama ikan bakar berbagai jenis.

Kesegaran daging ikan menjadi andalan rumah makan-rumah makan ini. Orang Manado menyebutnya “ikan sekali mati” untuk mewakili rasa segar dan gurihnya daging ikan bakar di Manado.

Baca lebih lanjut

Nata dan Hendrik

Tag

, , ,

Nata dan Hendrik

#10~365

Happy Wedding Pdt. Hendrik Roberto Rooroh, M.Teol dan Natalia Potabuga, SE.

Selasa, 10 Januari 2017. Pemberkatan Nikah di GMIM Galilea Teling, pukul 15.00 Wita. Resepsi Pernikahan di Aula St. Joseph, Sario, pukul 19.00 Wita.

Terberkatilah kalian berdua. (Nata adalah teman baik saya)

#wedding

Ratman Asrar, Merawat Sejarah Lewat Koleksi Pribadi Kakek dan Ayah

Tag

, , , , , , , , , ,

ratman-asrar-1

Ratman Asrar (51) bergantian menunjuk Koran Tjahja Siang terbitan tahun 1894, Koran Sinar Harapan edisi Selasa 8 Februari 1965, dan beberapa koran yang terbit pada tahun 1937 sebagai koleksi berharganya.

Dia merawat koleksi benda-benda bernilai historis yang sebagian besar merupakan warisan kakeknya di rumahnya di Kecamatan Tuminting, Manado, Sulawesi Utara.

“Saya merasa terpanggil untuk terus memelihara barang-barang ini, sebagai saksi sejarah Sulawesi Utara,” ungkap Ratman, Senin (9/1/2017). Baca lebih lanjut