BATUWINGKUNG

_mg_0012
#49~365

Seorang nelayan dengan perahu khas daerah Sanger, bersiap melaut di sekitar pulau Batuwingkung.

Batuwingkung adalah pulau yang berada di Kecamatan Tabukan Selatan, Kabupaten Sangihe Sulawesi Utara. Ada satu kampung di pulau itu, yang penduduknya merupakan nelayan paruh waktu. Jika laut sedang berombak, mereka berkebun.

Nelayan di Batuwingkung juga dikenal sebagai nelayan pemburu Hiu hingga ke perairan Kabupaten Sitaro dan Talaud.

Orang Sanger sebagian besar menggantungkan hidup mereka dari bahari, hingga mereka memiliki pengetahuan yang tinggi dalam membuat perahu. Pengetahuan itu didapat secara turun menurun.

Baca juga: Marisa, Bidan Kontrak di Batuwingkung yang Sering Talangi Obat Pasien; Bagi Mereka, Perahu Adalah Kenderaan Mewah; Membangun Harapan dari Pengelolaan Kawasan Pesisir di Pulau-pulau Sangihe

#batuwingkung #sangihe #sanger #bahari #sea #boat #ship #sunset #sunrise #ocean #jurnal_rb #merasakanindonesiamu #perahu #nelayan #fisherman

TANDURUSA

tandurusa
#42~365

Snapshoot bocah yang tak sempat saya tanyakan namanya ini diambil sehari setelah banjir bandang melanda Kelurahan Tandurusa, Aertembaga di Bitung.

Rumah bocah ini bersama ratusan rumah lainnya dimasuki air bercampur lumpur dan material pasir serta batu pada Minggu (12/2/2017) pagi. Beberapa rumah lainnya nyaris roboh. Warga pun mengungsi ke tempat yang aman.

Menurut laporan di seantero Bitung yang terdampak bencana, ada 1200 rumah rusak sedang ringin, 56 rusak berat dan pengungsi mencapai 5233 jiwa.

Selain Tandurusa, banjir bandang juga terjadi di Winenet dan Pateten. Sementara longsor terjadi di berbagai lokasi.

#bitung, #banjir, #jurnal_rb #snapshoot #bencana #flood #child #photojournalist

LETER C

leter-e

#39~365

Tahun 1884 Belanda mengreorganisasi Wijk di Manado menjadi 3: Wijk Leter A dan Leter B khusus orang Belanda, dan Wijk Leter C sebagai Kampung Cina.

Pemerintah kolonial Belanda ketika menjajah Indonesia, suka membagi-bagi klas masyarakat. Klas dan keistimewaan ini pun berlaku di Manado, pusat Keresidenan Manado. Orang Belanda dan penduduk istimewa memiliki pemukiman khusus di pusat Kota Manado, yang telah mulai dirintis sejak awal penjajahan, masa Kompeni (VOC, sebelum berganti pemerintah Hindia-Belanda).

Kampung-kampung istimewa tumbuh di Bendar Manado, sekarang masuk Kecamatan Wenang, lokasi yang di masa lalu disebut ‘distrik’ hoofdplaats Manado, pusat pemerintahan dan perdagangan. Hunian orang Belanda terdiri 6 kampung, tersebar di utara dan selatan Benteng Nieuwe Amsterdam. Di dekatnya, Kampung Cina di Calaca sekarang, dan kemudian Kampung Arab di Istiqlal sekarang. Berikut Kampung Borgo, sekarang di Kecamatan Tuminting, Kampung Borgo Kristen di Sindulang dan Kampung Borgo Islam di Kampung Islam. Lanjutkan membaca “LETER C”

RUN

feb-2014-2

#28~365

Kala itu, api menjadi sesuatu yang menakutkan di jejeran kios Terminal Malalayang, Manado.

Sama halnya dengan air, api merupakan salah satu unsur penting di bumi yang paling dibutuhkan manusia. Dia menjadi “sahabat” kehidupan sekaligus “musuh” yang bisa menghancurkan segalanya.

Foto diambil pada Februari 2014

#jurnal_rb #fotojurnalis #jurnalistik #jounalist #api #peristiwa #warta #newsphoto #photojournalist #journalism

SIAGA

img-20170126-wa0068

#26~365

Pukul 17.30 WITA, permukaan air Sungai Tondano perlahan mulai turun, namun hujan masih mengguyur Kota Manado dan sekitarnya walau dalam intensitas ringan.

Beberapa posko penanganan bencana telah didirikan. Salah satunya di Lapangan Tikala, Manado yang menjadi Posko bersama Basarnas, RAPI, Core, PMI, dan Tagana.
Warga yang mengungsi di Ketang Baru juga sudah mendapat penanganan. Dapur umum segera didirikan. Pihak-pihak terkait terus berkoordinasi melakukan penanganan bencana.

Diperkirakan hujan masih akan terus turun hingga Jumat (27/1) besok. Jika intensitas hujan di bagian hulu sungai Tondano cukup lebat, kesiagaan perlu ditingkatkan.

Manado merupakan wilayah rawan bencana banjir saat hujan turun dalam waktu yang cukup banyak. Semestinya warga dan pemerintah lebih serius mempersiapkan upaya-upaya menghadapi dampak cuaca ekstrem.

Selain di Manado banjir juga terjadi di Bitung, Likupang serta longsor di beberapa lokasi.

Photo equipment: dji 3, @joeysecret
#jurnal_rb #banjir #bencana #cuacaekstrem #hujan #siagabencana #sar #rapi #rapimanado

WASPADA

img_20170126_141810

#25~365

Awan hitam masih menggantung di bagian hulu Sungai Tondano, sementara hujan ringan masih terus turun di sebagian besar wilayah Manado dan sekitarnya.

Hujan yang turun sejak Rabu (25/1) hingga Kamis (26/1) sore ini telah menyebabkan banjir di beberapa wilayah Sulawesi Utara. Yang terparah berada di Bitung. Selain banjir, terjadi pula longsor.

Masyarakat yang tinggal di tepi sungai diminta terus meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi kenaikan debit air. Pos pemantauan tinggi permukan air di kampung Malvinas, Dendengan Luar mendekati angka 3 meter sebagai ambang bahaya.

Manado pada 15 Januari 2014 pernah dihajar banjir bandang yang menenggelamkan ribuan rumah dan puluhan warga meninggal.

#jurnal_rb #banjir #cuaca #manado #hujan #siagabencana #sar

JENGKI

Jengki

#7~365

Sebuah perahu seolah menjadi leader bagi perahu lainnya yang tertambat di kawasan Pelabuhan Manado, yang terletak di bagian Barat Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang.

Menurut catatan, kawasan ini dulunya merupakan muara Sungai Tondano yang sebenarnya. Belanda kemudian menimbun muara ini dan memindahkan aliran muara Sungai Tondano ke lokasi sekarang di sebelah Pasar Bersehati di bagian Utara. Muara baru itu disebut Muara Jengki. Jengki bermakna penampilan baru. Muara baru.

Lanjutkan membaca “JENGKI”

KEBUN RAYA

Kebun Raya Ratatotok

#6~365

Ini adalah sebagian dari bakal Kebun Raya di Minahasa Tenggara yang memiliki luas sekitar 300 Ha. Areal ini dulu merupakan bekas tambang yang dikelola oleh PT Newmont Minahasa Raya (NMR) di wilayah Ratatotok, Minahasa Tenggara. Di areal ini setidaknya telah tumbuh 180 ribu pohon dari 15 jenis seperti jati, mahoni, cempaka, sengon, jambu, mete, durian, mangga dan sebagainya.

Kala operasional tambang PT NMR ditutup pada 2004, kawasan ini kemudian direklamasi dan direvegetasi untuk mengembalikan hutan yang hilang saat perusahaan itu mengeruk emas sejak 1996. Lanjutkan membaca “KEBUN RAYA”

BIAPONG dan KOPI

rumah kopi kawangkoan

#5~365

Tiga orang tua ini merupakan bagian dari para lelaki Kawangkoan yang punya kebiasaan mendatangi rumah kopi kala pagi dan sore hari. Mendatangi Kawangkoan di Minahasa tak lengkap jika tak mampir mencicipi Biapong (Bakpao khas Kawangkoan) dan menyecap kopinya. Di sini terdapat beberapa kedai kopi legendaris, seperti Kedai Kopi Gembira, Kedai Kopi Sarina dan Kedai Kopi Toronata. Lanjutkan membaca “BIAPONG dan KOPI”

UJANG-UJANG

tinu

#4~365

Hujan (ujang, orang Manado bilang) terus menguyur sejak semalam dari Manado hingga ke lokasi pemotretan di Mahawu, Tomohon.

Tapi karena harus tetap motret, dinginpun datang menyerang. Jeda waktu siang mampir di warung makan di Tomohon. Saya pun memesan dua porsi: Tinutuan dan Mie Brenebon. Lanjutkan membaca “UJANG-UJANG”

Biar Bisa Merasakan Indonesia

Bernandus Apa

#3~365

Bernadus Apa (22,) adalah pemuda asal Alor, Nusa Tengara Timur yang berkuliah di Sekolah Tinggi Teologia Haezar Tanjung Enim, Pelembang. Dia kami temui saat dalam perjalanan pulang dari pedalaman Mahakam Hulu, Kalimantan Timur.

Saat itu speed boat yang kami tumpangi menyinggahi kampung Mentiwa, Ujoh Bilang di batang sungai Mahakam. Bernadus sudah berada di kampung itu selama 4 bulan dari 1 tahun tugas Praktek Kerja Lapangannya untuk meraih Sarjana Teologia. Calon pendeta ini melayani para pekerja di perkebunan sawit yang ada di Mentiwa. Lanjutkan membaca “Biar Bisa Merasakan Indonesia”