Jumlah Penduduk Sulawesi Utara menurut Kabupaten/Kota Hasil Sensus Penduduk 2010

People

Sumber: BPS Sulut

 

Kabupaten/Kota

Laki-laki

Perempuan

Total

1.

Kab. Bolaang Mongondow

111.080

102.404

213.484

2.

Kab. Minahasa

158.919

151.465

310.384

3.

Kab. Kepulauan Sangihe

63.820

62.280

126.100

4.

Kab, Kepulauan Talaud

42.668

40.766

83.434

5.

Kab. Minahasa Selatan

101.046

94.507

195.553

6.

Kab.Mianahasa Utara

96.120

92.784

188.904

7.

Kab. Bolaang Mongondow Utara

36.251

34.442

70.693

8.

Kab. Siau Tagulandang Biaro

31.534

32.267

63.801

9.

Kab.Minahasa Tenggara

52.055

48.388

100.443

10.

Kab. Bolaang Mongondow Selatan

29.818

27.183

57.001

11.

Kab. Bolaang Mongondow Timur

33.299

30.355

63.654

12.

Kota Manado

206.292

204.189

410.481

13.

Kota Bitung

96.001

91.651

187.652

14.

Kota Tomohon

46.179

45.374

91.553

15.

Kota Kotamobagu

54.821

52.638

107.459

 

Total

1.159.903

1.110.693

2.270.596

TORANG SAMUA BASUDARA – Jangan Sampai Tinggal Slogan


Teman saya bilang, “kalo torank samua basudara, kong kita mo kaweng deng sapa?” Sebuah kalimat candaan yang cukup menggelitik menanggapi slogan “Torang Samua Basudara” yang kembali jadi populer beberapa hari di Kota Manado, khususnya menjelang pelaksanaan Pekan Informasi Nasional (PIN) 2012.

Sebuah kebangaan bagi Kota Manado ketika kembali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan ivent skala nasional. Ivent yang semestinya menjadi kampanye bagi penggunaan internet yang aman dan sehat.

Orang Manado, dan Sulawesi Utara khususnya terkenal dengan tingkat toleransi yang tinggi. Harmonisasi kehidupan yang terpelihara dengan baik. Ditengah-tengah benturan berbagai pengaruh budaya yang semakin liberal, orang Manado ternyata tetap teguh mempertahankan nafas kebersamaan dalam keterikatan persaudaraan. Continue reading

Lewat Blog Bisa Tampil di Metro TV

 

Menulis bagi saya merupakan sebuah rutinitas yang mengasyikkan. Selain di blog ini, ada beberapa ruang media yang selalu memposting tulisan-tulisan saya. Carlos Fuentes bilang, “Menulis adalah perjuangan melawan kesunyian.”

Dan memang benar, saya tidak merasa sepi ketika berkawan dengan pena dan kertas pada masa komputer masih barang mewah. Kini suara tak tik tuk keyboard komputer adalah sahabat setia saya saban hari. Menulis adalah salah satu seni menikmati hidup.

Dari sekedar menuangkan ide yang terlintas, gagasan yang terbesit bahkan hati yang sedang galau, ruang kosong selalu tersedia untuk diisi dengan tulisan. “Yang susah adalah memulainya,” demikian kata Maya Decline, seorang sahabat yang saya sudah anggap adik sendiri. Hmm, padahal dia kuliah di Jurusan Sastra. Seharusnya punya kepekaan untuk menuangkan pikiran dalam tulisan.

“Tulislah apa saja,” saya mencoba memberi motivasi. Jangan dulu membebani pikiran dengan tulisan-tulisan yang berat, opini misalnya. Mulailah dari menulis apa yang dialami. Soal kisah jalan-jalan misalnya, kita bisa menulis dalam gaya bercerita. Menuangkan apa yang kita rasa selama bepergian ke suatu tempat jelas tidak perlu bahan referensi yang berta-berat. Tulis saja apa yang dialami.

Continue reading

Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado

Keberadaan patung di sebuah kota selain penambah estetika, dapat pula berfungsi sebagai landmark. Pembangunan sebuah patung  jelas harus melalui kajian sejarah atau cerita dibalik objek patung tersebut. Beberapa patung di kota-kota besar bahkan menjadi ikon bagi kota tersebut. Ketika orang menyebutnya, orang pasti akan ingat kota yang dimaksud. Sebut saja Tugu Pancoran di Jakarta atau Patung Suro dan Boyo di Surabaya.

Manado juga mengoleksi beberapa patung yang menyimpan sejarah dan cerita masing-masing. Berikut beberapa yang sempat diabadikan melalui kamera saya dan teman saya Hermondo Kasiadi.

1. Patung Dotu Lolong Lasut

Dotu-Lolung-Lasut

Dotu Lolong Lasut adalah seorang tokoh perjuangan yang berhasil mengusir penjajah dari Portugis untuk menjajah Wenang pada saat itu. Oleh karena itu nama Dotu Lolong Lasut tetap dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Sulawesi Utara lebih khusus masyarakat Manado dan Minahasa.

Di lokasi patung itu juga terdapat makam Dotu Lolong Lasut yang lahir pada bulan November 1450 dan meninggal pada tahun 1520. Pada nisan tugu tersebut tertulis : Dotu Lolong Lasut alias Ruruares Teterusan dan Kepala Agama Tombulu yang sudah merintis dan membangun TUMANI negeri WENANG kemudian berkembang menjadi Manado.

Patung Dotu Lolong Lasut dibangun pada tahun 1987, dan hingga kini masih berdiri tegak di Taman Kesatuan Bangsa, Pasar 45 Manado.

Continue reading

Suatu Sore di Pantai Malalayang

Pantai Malalayang, nama yang tak asing bagi Warga Manado. Pantai yang sudah menjadi salah satu ikon wisata Kota Manado ini mudah dijangkau. Maklum hanya berjarak sekitar 5 KM dari pusat kota, dan dengan mudah dijangkau melalui angkutan umum. Cukup bayar Rp. 2.000, pantai ini sudah bisa dicapai.

Sekilas tidak ada yang istimewa dari pantai yang sebagian sudah masuk wilayah Kabupaten Minahasa ini. Pondok-pondok penjual pisang goreng, milu bakar dan kopi menjadi salah satu ciri khasnya. Terdapat Monumen Tugu Boboca tepat di Batas Kota, tapal yang memisahkan Kota Manado dengan Kabupaten Minahasa.

Tapi, bukan itu yang saya mau sajikan dalam postingan kali ini. Bagi pehobby foto, khususnya lansekap, Pantai Malalayang bisa menjadi lokasi favorit berburu foto, terlebih jika sunset bermurah hati menampakkan semburat warnanya.

Continue reading

Alamat dan Nomor Telepon Hotel di Manado dan Sekitarnya

Jika anda bertandang ke Manado, tidak usah binggu mencari tempat menginap. Tersedia puluhan hotel dari kelas melati hingga bintang 5. Hotel-hotel tersebut bersaing mulai dari fasilitas, pelayanan hingga tarif.

Untuk mempermudah anda menghubungi hotel-hotel tersebut, berikut kami sajikan daftar alamat dan nomor telepon yang ada di Manado dan sekitarnya.

Hotel Bintang 5

Sulawesi Utara : Statistics - ALAMAT DAN NOMOR TELEPON HOTEL DI MANADO DAN SEKITARNYA : Novotel.jpg

Novotel (Ronny B.)

Kemewahan hotel bintang 5 sering menjadi pilihan tamu VVIP dari berbagai negara.
1. Novotel                  Jln. AA Maramis,Kairagi II                               Tlp: 0431- 818 889
2. Peninsula              Jln.Sudirman, Gunung Wenang                       Tlp: 0431- 855 008

Continue reading

Koleksi Barang Bersejarah Ratman Asrar

18 

Ditengah keprihatinan kurangnya perhatian pemerintah terhadap aset-aset bernilai sejarah, Ratman Asrar tampil dengan kepedulian merawat koleksi benda-benda bersejarah.

Benda-benda bersejarah yang sebagian besar merupakan warisan kakeknya ini terpelihara cukup baik di rumahnya di daerah Tuminting. Ratusan foto Sulawesi Utara pada zaman dulu seolah menjadi lembaran sejarah yang bercerita.

Juga masih terdapat banyak rol film yang belum sempat dicetak. Demikian pula manuskrip, uang kertas, koin, piringan hitam, majalah, koran,dan barang berharga lainnya. Semuanya bernilai sejarah.

Ratman Asrar sehari-hari bekerja sebagai Fasilitator PNPM. Dia punya kepedulian yang tinggi terhadap koleksi barang bersejarah Sulawesi Utara. Ketika didatangi di rumahnya pada Kamis (17/05), Ratman memperlihatkan ratusan koleksi keluarganya yang terpelihara dan terjaga rapi.

Continue reading

Menunggu Waktu Kehilangan Warisan Budaya

Ratman-Asrar-2

Indonesia sebagai sebuah bangsa besar sering mengklaim sebagai bangsa yang punya budaya tinggi. Bahkan koleksi budaya kita membuat iri bangsa lain. Sebut saja Negeri Jiran yang tak jarang sampai harus mengklaim warisan budaya nenek moyang kita, semisal Reog Ponorogo atau bahkan batik.

Namun kekayaan warisan budaya yang bikin iri bangsa lain itu tak mampu membuat kita tergerak untuk menjaga dan mengawalnya. Sangat terasa sebagai bangsa kita kurang memberi perhatian terhadap nilai penting dari warisan budaya tersebut. Kita malah tergila-gila dengan  kemajuan teknologi, dan menganaktirikan warisan-warisan itu.

Hari ini 18 Mei, sebagaimana yang ditetapkan oleh Dewan Museum Internasional (ICOM) salah satu badan penasehat bagi UNESCO pada sidang ke-12nya tahun 1982 sebagai Hari Internasional Museum dan Warisan Budaya Sedunia.

Continue reading

Daftar Sebagian Objek Wisata di Manado

_MG_0946

Walaupun kecil, tetapi Kota Manado mengoleksi sejumlah tempat wisata. Mulai dari objek wisata seni, budaya, belanja, kuliner maupun wisata sejarah. Letak Kota Manado dipinggir pantai juga memberikan sebuah anugerah bagi Kota Manado dengan wisata baharinya. Sebut saja Taman Laut Nasional Bunaken yang sudah sangat terkenal. Demikian pula dengan Pantai Siladen atau Pulau Manado Tua.

Berikut daftar sebagian objek wisata Kota Manado:

Continue reading

Manado Memiliki View Sunset Yang Indah

Kawasan Bahu

Letak Kota Manado yang berada di pinggir pantai memberikan sebuah anugerah tersendiri. Diwaktu-waktu tertentu, disaat cuaca bersahabat, menikmati view pantai Kota Manado memberikan sajian yang sungguh indah.

Menjelang matahari terbenam, langit Kota Manado tak jarang menyuguhkan panorama sunset yang indah dan mempesona. Sepanjang garis pantai Manado merupakan lokasi yang ideal bagi para fotografer dalam mengabadikan fenomena alam tersebut.

“Sunset Kota Manado selalu memberi warna kejutan,” ungkap salah seorang sahabat yang merupakan pehobby foto. Walau setiap saat saya memotret sunset Kota Manado, tetap saja ada sesuatu yang berbeda yang disajikan, jelasnya pula.

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 3.014 pengikut lainnya.