Foto Adele Paulina Mocodompis, cucu dari Raja Willem Manuel Pandesolang Mocodompis 1905 – 1942

Dalam kesempatan kunjungan saya ke Tahuna pada Januari 2012, saya sempat singgah memotret di Rumah salah satu Raja Manganitu, Raja Willem Manuel Pandesolang Mocodompis (1905 – 1942).

Rumah tersebut berada di Desa Mala, Kecamatan Manganitu. Rumah yang dibangun sejak tahun 1902 ini masih berdiri kokoh dengan sisa-sisa perabotan peninggalan raja.

Disamping kanan rumah raja terdapat sebuah Makam dari  anak Raja, Y.W.J. Mocodompis yang meninggal pada 20 Nopember 1986. Disamping kiri rumah terdapat sebuah bangunan kecil, yang dihuni cucu raja bernama, Adele Paulina Mocodompis.

Nenek yang masih kuat dalam ingatan dan masih bagus pendengarannya ini berumur 89 tahun. Sebuah keberuntungan bagi saya, ketika Oma Adele mau berfoto di depan rumah raja. Tidak semua permintaan berfoto didepan rumah raja dipenuhinya. Maklum, penglihatannya yang sudah rabun membatasi geraknya. Namun semangatnya masih terus menyala.

Adele Paulina Mocodompis, 89 tahun

Continue reading

Musik Orkes dan Cako

Kemeriahan malam pergantian tahun baru saja lewat. Sudah beberapa tahun ini, malam pergantian tahun di Kota Manado selalu meriah. Kembang api bernilai milyaran rupiah dihambur ke atas langit. Bahkan menurut beberapa catatan, malam pergantian tahun pada 2010 lalu, tak kurang dari 20 milyar rupiah, dihabiskan warga Manado untuk berpesta  kembang api.

Pesta Kembang Api 2011, di salah satu tempat di Kota Manado

Biasanya, setelah ibadah malam lepas tahun di gereja, masyarakat Manado keluar rumah dan bersiap menyambut Tahun Baru. Ramai, riuh serta meriah. Paginya jalanan sepi, karena semuanya ke gereja, larut dalam Ibadah Tahun Baru. Pulang gereja, mereka saling berjabatan tangan, mengucapkan selamat tahun baru.

Continue reading

Ta Prop

Lampu-MerahSejak beberapa tahun terakhir, kemacetan telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan Kota Manado. Orang Manado, menyebutnya dengan “ta prop.”

Prop, berasal dari bahasa Belanda, yang berarti tersumbat, tidak jalan, tidak ada jalan keluar. Bahasa Melayu Manado memang banyak teradaptasi dari bahasa Belanda. Biasanya kalau kenderaan sudah terjebak di tengah kemacetan, penumpang langsung mengeluh, “so ta prop lagi,” maksudnya macet lagi.

Beberapa kali pihak terkait mengubah jalur kenderaan untuk mengatasi kemacetan. Tetapi bukan menyelesaikan masalah, malah menambah parah kemacetan. Apalagi dihari-hari sibuk seperti menjelang natal yang baru saja lewat. Bayangkan, saya pernah terjebak di angkutan kota selama 2 jam dari Malalayang sampai Pusat Kota Pasar 45. Padahal jarak yang ditempuh hanya sekitar 5 kilometer.

Alhasil, kemacetan sudah menjadi sahabat akrab masyarakat Kota Manado. Saya, mencoba membuat catatan penyebab kemacetan tersebut, yang justru tidak pernah dimaksimalkan penanganannya.

1. Kapastitas jalan yang tidak mendukung laju pertumbuhan kenderaan.

IMG_7434 Kota Manado memang sedang bertumbuh sangat pesat. Tingkat pertumbuhan ekonomi yang tinggi sekaligus mendorong semakin banyaknya orang kaya. Semakin banyak orang kaya, semakin banyak mobil yang dibutuhkan. Kini, di garasi orang kaya Manado, bukan hanya terdapat satu mobil. Bahkan, ada rumah yang hanya dihuni 3 orang anggota keluarga, tetapi di garasinya bisa terdapat lebih dari 3 mobil. Pertumbuhan mobil pribadi sangat tinggi. Di jam-jam sibuk, jumlah kenderaan pribadi yang melaju di jalan umum, bisa 6-7 kali lebih banyak dari kenderaan umum.

Pertumbuhan laju kenderaan yang tinggi ini, tidak dibarengi dengan pertambahan daya tampung jalan. Kapasitas jalan di Kota Manado terhitung begitu-begitu saja. Tidak ada lagi usaha untuk menambah kapasitas jalan. Sejak jalan utama Boulevard diperlebar dan jalan poros Malalayang, tidak ada lagi pertambahan kapasitas jalan di Kota Manado. Beruntung, jalan poros Bandara – Paal 2 sudah diperlebar ketika menyambut event international WOC. Tetapi, jalan utama lainnya, seperti jalan Samrat, Wenang, Sarapun, Karombasan, Bersehati, Bethesda tetap seperti itu saja.

Menurut catatan, panjang ruas jalan arteri di Kota Manado adalah sekitar 57 KM. Jumlah angkutan kota (mikrolet) saja, yang beroperasi aktif sebanyak 3000 buah. Pada tahun 2004 saja terdapat total 58.776 kendaraan di Kota Manado. Sementara saat sekarang diperkirakan setiap bulan bertambah 4000 kenderaan baru.

Continue reading

Enam Resolusi yang Paling Diingkan di Tahun 2012

Livescience.commerilis sebuah infographic yang ditulis oleh kontributornya,  Ross Toro pada 3 januari 2012. Infografic tersebut memaparkan resolusi yang paling diinginkan oleh orang Amerika di tahun 2012.

Berikut paparannya:

  1. Berhenti Merokok. Menurut catata 19,3 persen orang dewasa di Amerika di atas usia 18 tahun – sekitar 45 juta orang – adalah perokok pada tahun 2010.
  2. Menjadi Kurus. 33,8 persen orang dewasa di Amerika pada tahun 2010 mengalami masalah obesitas.
  3. Bebas dari Alkohol. Pada tahun 2010, sekitar 75 persen dari alkohol yang dikonsumsi oleh orang dewasa di Amerika Serikat berupa minuman pada pesta.
  4. Lebih menikmati hidup. Setidaknya terdapat 77 persen orang Amerika tertekan pada tempat kerja mereka, antara lain disebabkan oleh upah rendah, gangguan rekan kerja dan beban kerja yang besar.
  5. Bebas dari Hutang. Menurut catatan, rata-rata utang kartu kredit per rumah tangga di Amerika sebesar $15.799.
  6. Menghabiskan Lebih Banyak Waktu dengan Keluarga. Pada tahun 2010, rata-rata orang Amerika bekerja selama 34,3 jam dalam seminggu, serta mengambil lembur rata-rata 3,2 jam.

Did you vow to quit drinking and lose weight in the new year? Find out who else made the same resolutions in today's GoFigure infographic.
Source:LiveScience

Trik Mendownload Video dari YouTube

Biasanya Internet Download Manager yang saya instal langsung terintegrasi dengan web browser, khususnya Mozilla Firefox. Sehingga, ketika membuka video di Youtube.com, ikon IDM langsung muncul diatas jendela video tersebut. Jika ingin mendownloadnya, tinggal klik.

Tetapi kali ini, integrasi tersebut hilang. Saya sudah mengutak atiknya, tetapi tidak berhasil. Entah karena IDM yang saya pakai versi bajakan atau karena Youtube.com nya yang sudah tidak mengijinkan itu dengan tampilan barunya.

Sebenarnya gampang saja, mendownload video dari Youtube. Pakai saja keepvid.com, dan dapatkan link untuk mendownloadnya, tinggal klik sesuai dengan kualitas yang kita inginkan. Masalahnya, kalau langsung klik, video didownload dari web, yang kalau koneksi putus ditengah jalan, kita harus mengulangnya.

Saya tetap ingin menggunakan IDM untuk mendownload. Tetapi jika langsung mengcopy paste link yang kita dapat dari Youtube, yang didownload hanya halaman html-nya. Namun setelah mengutak-atik, akhirnya saya menemukan tril. Berikut saya membaginya.

1. Buka halaman Youtube.com, cari video yang anda inginkan. Mainkan beberapa detik saja, lalu pause.

1 Continue reading

Peristiwa Penting Luar Negeri Sepajang 2011

Banyak peristiwa penting yang terjadi sepanjang 2011 di belahan dunia. Terutama peristiwa-peristiwa yang bernampak secara global. Tewasnya buronan AS yang paling dicari, Osama Bin Laden misalnya, kemudian tumbangnya kekuasaan Presiden Tunisia. PBB juga mencatat di tahun 2011, penduduk dunia mencapai angka 7 miliar. Lalu ada pula Pernikahan ter-akbar antara Pangeran William dan Kate Middleton. Semuanya itu patut dicatat, karena menjadi pembicaraan hampir seluruh penduduk dunia. Berikut rangkumannya.

JANUARI 2011

9 Januari: Sudan melaksanakan referendum untuk menentukan kemerdekaan di wilayah bagian selatan.

Zine-al-Abidine-Ben-Ali-007 14 Januari: Presiden Tunisia Ben Ali mundur dari jabatannya dan melarikan diri ke Arab Saudi. Peristiwa ini adalah bagian dari krisis politik yang melanda negara-negara Arab.

Continue reading

Google Doodle: NEW YEAR’S DAY

newyearseve-2011-hp

New Year’s Day (Tahun Baru) dirayakan pada tanggal 1 Januari, yang mengacu pada penanggalan modern Kalender Gregorian, atau sering juga disebut Kalender Julian, yang digunakan pada masa Romawi Kuno. Dengan sebagian besar negara di dunia menggunakan penanggalan Gregorian, maka Perayaan Tahun Baru selalu jatuh pada 1 Januari yang ditandai dengan Hari Libur. Tahun Baru sering dirayakan dengan pesta kembang api pada tengah malam 31 Desember menjelang detik-detik pergantian tahun.

Namun menurut penanggalan Kalender Julian, Tahun Baru jatuh pada tanggal 14 Januari. Oleh karena itu beberapa pengikut Gereja Ortodoks Timur merayakan Tahun Baru pada 14 Januari. Karena mereka menggunakan Kalender Julian.

Continue reading

Malam Natal Diantara Kopiah

24 Desember. Malam Natal. Kenangan saya justru mengembara ke masa kecil, sewaktu duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah. Jika usia saya sekarang mendekati 40 tahun, berarti kejadiannya berlangsung sekitar 25-30 tahun lalu.

Bulontio, demikianlah nama kampung tempat saya belajar mengenal masa kanak-kanak hingga remaja. Berada disebuah Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo yang waktu itu masih bergabung dengan Provinsi Sulawesi Utara. Bulontio sendiri terdiri dari dua desa. Bagian Barat dan Bagian Timur. Saya tinggal di Bulonti0 Barat, yang merupakan ibukota kecamatan.

Ayah saya suku Sanger, sebuah kepulauan di ujung Utara Sulawesi. Ibu saya terlahir sebagai suku Minahasa. Kami bisa berada di Bulontio karena ayah saya seorang tentara. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Saya malah lahir di Toli-Toli, Sulawesi Tengah.

Continue reading

Ucapan Natal ala Google Doodle

Setelah pada 23 Desember Google memasang Doodle Happy Holidays, kini sehari menjelang hari besar kaum Nasrani di seluruh dunia, Google Doodle melanjutkan Logo Happy Holidays dengan Ucapan Natal.

Ucapan Selamat Natal tersebut dikemas dengan flash interaktif yang menawan. Setelah halaman awal Google terbuka, tersaji logo Google berwarna-warni dan disertai enam tombol berwarna dibawahnya.

24 Des - 1

 

Continue reading

Dapat Uang dari Kompasiana Freez

Saya memang suka menulis. Sejak dari SD kelas 5 saya sudah suka corat coret. Sebatas puisi memang. Sewaktu SMA di Gorontalo, kegilaan menulis saya memuncak, karena waktu itu sebagai Pengurus OSIS (Organisasi Siswa Intra Sekolah) saya diberi tanggungjawab mengurus Majalah Dinding. Nyaris setiap hari saya menghasilkan sebuah tulisan. Senang rasanya melihat siswa lainnya, rela menengadahkan kepala mereka ke Majalah Dinding yang tergantung, hanya untuk mengikuti Cerita Bersambung yang saya rilis setiap 3 hari.

Sewaktu pindah SMA di Ambon, saya sudah menulis puisi panjang mengenai budaya Pela Gandong, jauh sebelum kerusuhan Ambon berlangsung.  Sayang puisi yang dipesan oleh seorang Suster di Keuskupan Ambon itu tidak terasip. Hilang bersama ratusan puisi yang saya hasilkan sewaktu setahun tinggal di Ambon. Persis sama dengan beberapa buku dan lembaran-lembaran hasil tulisan saya sewaktu di Gorontalo dulu. Semuanya hilang tak berbekas. Menyesal juga, dulunya sewaktu masih remaja tidak memahami betapa pentingnya mengarsipkan buah pikiran.

Ketika pindah SMA di Manado, (saya menyelesaikan SMA di tiga kota berbeda) tulisan-tulisan saya bahkan sudah sering dimuat di Harian Lokal. Baik itu berupa puisi, cerpen bahkan opini. Kliping tulisan-tulisan itu masih saya simpan sampai sekarang. Kadang saya suka bernostalgia dengan membaca kembali kliping-kliping itu. Masa produktif saya ketika itu pada tahun 1993-1995. Setiap hari rata-rata menghasilkan 3-4 tulisan.

Continue reading

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 2.866 pengikut lainnya.