Jika ke Tomohon, Mampirlah di Wihara dan Pagoda yang Indah Ini

PAGODA-TOMOHON

Walau Kota Tomohon, Sulawesi Utara didominasi oleh penganut agama Kristen, namun kota yang menjunjung tinggi pluralisme ini terdapat wihara yang sangat indah.

Letaknya di Kelurahan Kakaskasen II, Kecamatan Tomohon Utara. Namanya Vihara Buddhayana. Selain sebagai tempat ibadah umat Buddha, wihara ini menjadi salah satu destinasi wisata di Tomohon.

Letak Vihara Buddhayana begitu strategis. Di hadapan wihara, pengunjung dapat menyaksikan pemandangan Gunung Lokon yang menjadi ikon Kota Tomohon.

Di sekeliling wihara hamparan hijau dan bunga-bunga menambah keindahan suasana. Selain suasana pemandangan dan hawa yang sejuk, wihara ini menawarkan keindahan arsitektur dari bangunannya. Lanjutkan membaca “Jika ke Tomohon, Mampirlah di Wihara dan Pagoda yang Indah Ini”

Luangkan Waktu Menenggok Taman Purbakala Waruga di Sawangan

waruga

Jika anda ke Sulawesi Utara, sempatkanlah mengunjungi Taman Purbakala Waruga Sawangan yang berada di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Hanya butuh waktu sekitar satu jam berkendara dari Manado untuk menuju ke Sawangan. Angkutan umum juga tersedia. Pergilah ke Terminal Paal Dua, dan carilah trayek Airmadidi. Begitu turun di Terminal Airmadidi, lanjutkan perjalanan menggunakan ojek.

Di Taman Purbakala Waruga Sawangan terdapat 144 kuburan tua orang Minahasa kuno yang disebut Waruga. Bentuknya adalah peti-peti besi dari masa Megalitikum yang telah berusia berabad-abad. Lanjutkan membaca “Luangkan Waktu Menenggok Taman Purbakala Waruga di Sawangan”

Tearsheet: Majalah Travelxpose Edisi Juni 2016

Pada Juni 2016, saya diberi kesempatan oleh Travelxpose, sebuah majalah wisata untuk mengirimkan artikel dan foto-fotonya.

Kesempatan itu saya gunakan untuk mempromosikan destinasi wisata lain di Sulawesi Utara (Sulut), selain Bunaken yang sudah sangat tersehor. Sulut dengan 15 kabupaten dan kota memiliki sejumlah destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan.

Provinsi ini punya segalanya, mulai dari wisata bahari, wisata gunung, wisata danau, wisata alam, wisata pengunungan, wisata kuliner, wisata religi, wisata budaya bahkan wisata minat khusus seperti olahraga ekstrem dan biodiversity.

Lanjutkan membaca “Tearsheet: Majalah Travelxpose Edisi Juni 2016”

Ini 7 Keunikan Khas Tomohon yang Perlu Wisatawan Tahu

PUTRI-BUNGA

Tomohon merupakan salah satu kota yang selalu dituju oleh para pejalan jika sedang berada di Sulawesi Utara. Kota yang berada di ketinggian ini menawarkan hawa sejuk dibandingkan dengan Manado.

Kami mencoba merangkum 7 alasan anda harus mengunjungi Tomohon. Berikut catatatannya.

1. Gunung Berapi

Kota Tomohon diapit oleh dua gunung berapi, gunung api Lokon yang terus aktif dan gunung api Mahawu yang sudah tidak erupsi. Lokon bahkan menjadi ikon kota Tomohon dengan kawah Tompaluan-nya yang terus mengeluarkan asap.

Sesekali, Lokon erupsi melontarkan material vulkanik. Tetapi justru karena material vulkanik itulah Tomohon dianugerahi dengan tanah yang subur. Bagi pejalan yang mempunyai hobi mendaki gunung, Lokon dapat didaki hingga mendekati bibir kawah, asal dalam status tidak berbahaya. Lanjutkan membaca “Ini 7 Keunikan Khas Tomohon yang Perlu Wisatawan Tahu”

Menyatu di Sulawesi Utara: Dari Keindahan Alam, Kekayaan Biodiversitas, Hingga Kultur Eksotis

Danau-Linouw-2

MANADO –  Sulawesi Utara begitu identik dengan Bunaken. Keindahan bawah air di taman laut nasional itu terlanjur tersohor.

Dari rata-rata 16.000 kunjungan turis per tahun yang menyambangi Sulut, sebagian besar punya satu tujuan: menyelam di Bunaken dan datang ke Manado.

Bahkan di beberapa publikasi international, Sulut dikenal hanya karena penjelasan soal di mana Bunaken berada. Padahal Manado hanyalah kota seluas 1,1 persen dari seluruh wilayah Sulut dengan luas wilayah 13.851 kilometer persegi.

Provinsi ini menjadi tempat hidup tiga etnis besar yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakatnya, serta budaya yang membuat ritme hidup mereka begitu cair. Tak hanya kekayaan alam dan kultur, Sulawesi Utara juga dikenal dengan kekayaan biodiversitas.

Keramahan dan sikap terbuka adalah jamak bagi etnis Minahasa, Sanger dan Bolaang Mongondow. Ketiga etnis yang membuat masyarakat Sulut membuka diri bagi siapapun yang mengunjungi tanah mereka.

Lanjutkan membaca “Menyatu di Sulawesi Utara: Dari Keindahan Alam, Kekayaan Biodiversitas, Hingga Kultur Eksotis”

Menyeruput Kopi di Danau Tiga Warna Linouw

Danau-Linouw-2Kota Tomohon di Sulawesi Utara mempunyai sederet destinasi wisata alam yang memesona, berkat kesejukan hawanya. Sebut saja agrowisata Rurukan, perkebunan bunga di kaki gunung Lokon, Kawah Mahawu, Bukit Doa, taman wisata Kelong dan lokasi keren lainnya.

Kehadiran gunung api Lokon membawa keuntungan tersendiri karena material vulkanisnya menyuburkan tanah. Keaktifan gunung api itu juga membawa keunikan tersendiri bagi masyarakat yang tinggal di sekitar wilayah Lahendong, di mana sumber panas bumi keluar hingga ke permukaan tanah. Tak heran mendatangi Lahendong langsung disambut dengan bau belerang menyengat. Saking banyaknya panas bumi di daerah ini, Pertamina memanfaatkannya sebagai salah satu sumber energi bagi pembangkit listrik dan keperluan lainnya.

Lanjutkan membaca “Menyeruput Kopi di Danau Tiga Warna Linouw”

Mendaki di Pulau Baling-Baling dan Rasakan Sensasinya

VIEW MEMPESONA - Pengunjung sedang meneruni salah satu punggung bukit di Pulau Baling-Baling.
VIEW MEMPESONA – Pengunjung sedang meneruni salah satu punggung bukit di Pulau Baling-Baling.

JIKA anda ingin merasakan bagaimana mendaki dengan kemiringan sekitar 60 derajat dan tetap merasa fun, coba datangi Pulau Baling-Baling. Pulau kecil yang berada di depan Desa Tumbak, Kecamatan Posomaen, Kabupaten Minahasa Tenggara, Sulawesi Utara ini dijamin memberikan sensasi pada perjalanan wisata anda.

Berperahu dari tepi pantai Tumbak, Pulau Baling-Baling dapat ditempuh dengan waktu sekitar 15 menit. Tepi pantainya dipenuhi batu-batu kecil dan pecahan karang, maklum di sekitar pulau eksotis ini terdapat banyak hamparan karang. Anda akan mulai mendaki dengan menyusuri gundukan tanah di antara rerumputan yang sudah dibuat mirip tangga oleh warga setempat.

Rumputnya pun unik, dan tumbuh secara berkelompok dengan membentuk lingkaran-lingkaran kecil, mirip di film anak-anak Teletubbies. Tak heran banyak pengunjung menyebut pulau ini dengan nama Pulau Teletubbies. Begitu mendaki, sudut kemiringannya sudah mencapai sekitar 60 derajat, tak jarang pengunjung harus menggunakan kaki dan tangannya sekaligus untuk terus mendaki.

Lanjutkan membaca “Mendaki di Pulau Baling-Baling dan Rasakan Sensasinya”

Nikmatnya Menyeruput Kopi Di Air Terjun Berhadapan Ampadoap di Talaud

Air-Terjun-Ampadoap-2Air terjun yang ada di Beo, Kabupaten Kepualauan Talaud, Sulawesi Utara ini memang tidak terlalu tinggi. Namun air terjun Ampadoap, demikian warga di sana menamakannya memiliki keunikan tersendiri. Di lokasi perbukitan itu terdapat air terjun yang saling berhadapan.

Kedua air terjun itu jatuh dari antara bebatuan dan aliran air keduanya bertemu di satu titik lalu mengalir bersama menuruni anak sungai. Satu air terjun lumayan besar dengan lebar sekitar 20 meter dan satunya lagi lebih kecil yang tepat berada di depan air terjun yang besar itu.

Tak sulit untuk mencapai lokasi air terjun Ampadoap dari Beo. Cukup berkendara sekitar 15 menit ke arah perbukitan yang masih ditumbuhi berbagai pohon lebat dan tanaman pohon kelapa milik warga. Jika menggunakan mobil, kenderaan bisa diparkir di tepi jalan raya dan berjalan kaki sekitar satu kilometer. Namun jika menggunakan kenderaan sepeda motor, bisa terus hingga di depan tangga dari kayu untuk turun ke sungainya.

Lanjutkan membaca “Nikmatnya Menyeruput Kopi Di Air Terjun Berhadapan Ampadoap di Talaud”

Mari Jelajahi Pantai Berpasir Lembut Sepanjang 12 KM Nan Eksotis di Pulau Karakelang

Bersepeda motor menyusuri pantai sepanjang 12 KM.
Bersepeda motor menyusuri pantai sepanjang 12 KM.

Pulau Karakelang merupakan pulau terbesar yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Di pulau ini pula terletak ibukota Talaud, Melonguane yang menjadi pusat pemerintahan kabupaten paling Utara di Indonesia tersebut.

Akses menuju Karakelang dapat ditempuh dengan dua moda transportasi, yakni menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh sekitar 14 jam dari Pelabuhan Manado, atau dengan menggunakan penerbangan yang tersedia dua kali setiap hari dengan waktu tempuh sekitar satu jam dari Bandara International Sam Ratulangi Manado.

Di Melonguane tersedia beberapa penginapan dengan tarif yang bervariatif mulai dari Rp110.000 hingga Rp350.000 per malam. Carilah penginapan yang berdekatan dengan Pelabuhan Melonguane dan anda bisa menikmati kejernihan air laut di sekitar pelabuhan. Saking jernih dan bersih, ikan-ikan yang berenang di air pun terlihat dari atas dermaga Melonguane. Jangan lupa abadikan kesibukan perahu-perahu motor yang menyeberangkan warga ke pulau Salibabu dan pulau-pulau kecil lainnya.

Pulau Karakelang menyimpan sejumlah destinasi wisata yang sungguh mempesona, walau harus diakui berbagai potensi wisata tersebut belumlah dikelola secara maksimal oleh pemerintah setempat. Mencari lokasi wisata pantai nan eksotis dengan hamparan pasir putihnya serta lansekap yang mempesona, tersedia cukup banyak di Karakelang.

Lanjutkan membaca “Mari Jelajahi Pantai Berpasir Lembut Sepanjang 12 KM Nan Eksotis di Pulau Karakelang”

Mari Menikmati Pasir Putih Tambio’e Sambil Menunggu “Sunset”

Pantai-Tambioe-1Pasir putih itu memanjang ratusan meter, seolah memasrahkan diri diempas buih-buih ombak kecil yang datang dari lautan bebas. Orang lokal menyebut pantai itu dengan nama Tambio’e. Sebuah pantai indah di tepi jalan Beo, Kabupaten Talaud, Sulawesi Utara.

Inilah salah satu pantai yang mempesona di Pulau Karakelang, pulau terbesar di Talaud, kabupaten perbatasan yang ada di ujung Utara Sulawesi. Talaud menjadi garda terdepan NKRI yang berhadapan langsung dengan negara Filipina. Beberapa pulaunya, seperti Intata, Marore, Marampit bahkan menjadi patokan tapal batas Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) perairan Indonesia dengan negara lain.

Di Tambio’e anda dapat merasakan lembutnya pasir putih yang eksotis, tanpa gangguan yang berarti. Embusan angin dari lautan Pasifik menambah suasana romantis. Ajaklah para bocah yang rajin datang ke pantai itu untuk bermain bola. Dengan senang hati mereka akan meladeni anda. Jika merasa capai, tunggulah para nelayan merapatkan perahu mereka ke pantai dan belilah beberapa ekor ikan yang baru saja ditangkap.
Lanjutkan membaca “Mari Menikmati Pasir Putih Tambio’e Sambil Menunggu “Sunset””

Intata, Pulau Tak Berpenghuni nan Memukau di Utara Indonesia

Bocah Kakorotan di Pulau Intata. Pulau Intata merupakan salah satu pulau terluar dari 11 pulau yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara.
Bocah Kakorotan di Pulau Intata. Pulau Intata merupakan salah satu pulau terluar dari 11 pulau yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara.

Membayangkan keindahan pulau cantik nan eksotis, dengan pasirnya selembut tepung, air laut super jernih dengan warna gradasi dari biru ke hijau tosca, dan lambaian nyiur di tepi pantai? Datanglah ke Intata. Anda akan merasa bak hulubalang kerajaan karena menaklukkan sebuah pulau. Ya, pulau ini tak berpenghuni. Pulau Intata merupakan salah satu pulau kecil terluar dari 11 pulau terluar yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara.

Pulau Intata terletak di bagian utara Pulau Sulawesi yang berbatasan langsung dengan negara Filipina. Pulau ini hanya memiliki luas 0,15 kilometer persegi dan banyak ditumbuhi pohon kelapa. Di bagian selatan dan barat terdapat pasir putih, sementara di bagian timur pantainya berbatu. Secara administratif, Pulau Intata masuk dalam Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan dibatasi Samudera Pasifik di sebelah timur dan Pulau Kakorotan di sebelah selatan.

Lanjutkan membaca “Intata, Pulau Tak Berpenghuni nan Memukau di Utara Indonesia”