CALENDER EVENT MANADO 2017

maengket

Bagi anda yang ingin mengetahui jadwal gelar event kepariwisataan di Manado sepanjang tahun 2017, berikut kami sajikan Calender Event Wisata Manado yang dihimpun dari berbagai sumber:

1. BENDI Weekend on Boulevard, Setiap Akhir Pekan di Boulevard.

2. PENTAS BUDAYA di Taman Kesatuan Bangsa, setiap Senin – Sabtu
pukul 18.30 – 20.00 WITA.

3. Gelar Pesta Adat TULUDE, 31 Januari – 3 Februari di Tugu Lilin.

4. CAP GO MEH, 12 Februari di kawasan Pecinan.

5. SELENDANG BIRU, 24-25 Maret di Gereja Katolik Santa Theresia Malalayang.

6. FESTIVAL OGOH-OGOH, 27 Maret di Lapangan Sparta Tikala.

7. MANADO EASTER SHOW, 10-16 April di seluruh wilayah Manado.

8. PAWAI OBOR ISRA’ MI’RAJ, 23 April di seluruh wilayah Manado.

Lanjutkan membaca “CALENDER EVENT MANADO 2017”

Menikmati Menu Ikan Bakar “Sekali Mati” di Manado

ikan-bakar-1 Ada hal menarik dalam dunia kuliner di Manado, Sulawesi Utara, dalam beberapa waktu terakhir ini. Sajian menu ikan bakar lagi populer.

Walau sebenarnya Manado adalah kota tepi pantai yang sejatinya mudah mendapatkan ikan. Hampir di seantero sudut Kota Manado kini bertebaran rumah makan yang menawarkan menu utama ikan bakar berbagai jenis.

Kesegaran daging ikan menjadi andalan rumah makan-rumah makan ini. Orang Manado menyebutnya “ikan sekali mati” untuk mewakili rasa segar dan gurihnya daging ikan bakar di Manado.

Lanjutkan membaca “Menikmati Menu Ikan Bakar “Sekali Mati” di Manado”

Tiga Agenda Gelar Budaya di Manado Awal Tahun

figura-manado

Bagi anda yang ingin mengunjungi Kota Manado, Sulawesi Utara di awal tahun 2017 ini sebaiknya mencatat tiga agenda budaya yang akan digelar pada Januari dan Februari.

1. Pawai Figura

Ada sesuatu yang unik di Manado dan sekitarnya, khususnya di beberapa daerah di Minahasa. Masyarakat di sana mengenal istilah Pesta Kunci Taong.

Kunci Taong adalah kebiasaan masyarakat saling mengunjungi dari rumah ke rumah secara rombongan lengkap dengan alat musik petik sambil bernyanyi setiap hari Minggu sepanjang bulan Januari.

Dan puncaknya adalah minggu terakhir di bulan Januari. Pada puncak Kunci Taong biasanya digelar pula Pawai Figura. Kali ini Pemerintah Kota Manado menetapkan Pawai Figura akan digelar pada 29 Januari 2017.

Lanjutkan membaca “Tiga Agenda Gelar Budaya di Manado Awal Tahun”

Menyatu di Sulawesi Utara: Dari Keindahan Alam, Kekayaan Biodiversitas, Hingga Kultur Eksotis

Danau-Linouw-2

MANADO –  Sulawesi Utara begitu identik dengan Bunaken. Keindahan bawah air di taman laut nasional itu terlanjur tersohor.

Dari rata-rata 16.000 kunjungan turis per tahun yang menyambangi Sulut, sebagian besar punya satu tujuan: menyelam di Bunaken dan datang ke Manado.

Bahkan di beberapa publikasi international, Sulut dikenal hanya karena penjelasan soal di mana Bunaken berada. Padahal Manado hanyalah kota seluas 1,1 persen dari seluruh wilayah Sulut dengan luas wilayah 13.851 kilometer persegi.

Provinsi ini menjadi tempat hidup tiga etnis besar yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakatnya, serta budaya yang membuat ritme hidup mereka begitu cair. Tak hanya kekayaan alam dan kultur, Sulawesi Utara juga dikenal dengan kekayaan biodiversitas.

Keramahan dan sikap terbuka adalah jamak bagi etnis Minahasa, Sanger dan Bolaang Mongondow. Ketiga etnis yang membuat masyarakat Sulut membuka diri bagi siapapun yang mengunjungi tanah mereka.

Lanjutkan membaca “Menyatu di Sulawesi Utara: Dari Keindahan Alam, Kekayaan Biodiversitas, Hingga Kultur Eksotis”

Manado Fashion Carnaval – Januari 2016

Event Fashion Carnaval pada 29 Januari 2016 yang digelar oleh MTC cukup menarik perhatian warga Manado. Walau masih sedikit peserta yang mengikuti fashion on the street tersebut, namun event ini perlu diberi apresiasi dan didorong untuk terus dilakukan dengan konsep penyelanggaraan yang lebih baik.

Mengambil start dari Pohon Kasih, Kawasan Mega Mas, peserta yang datang dari berbagai kalangan usia mempertontonkan beraneka kreasi busana. Ikut pula meramaikan beberapa komunitas seperti pecintan satwa anjing dan kucing, penggemar busana tokoh film, serta komunitas otomotif.

Event ini juga dibarengi dengan kampanye anti narkoba. Peserta kemudian finish di MTC.

Berikut beberapa foto yang sempat saya abadikan:

Peserta Fashion Carnaval dari berbagai kalangan usia tampil dengan kreasi busana mereka saat berparade di jalan Kawasan Mega Mas Manado, Sabtu, 29 Januari 2016.
Peserta Fashion Carnaval dari berbagai kalangan usia tampil dengan kreasi busana mereka saat berparade di jalan Kawasan Mega Mas Manado, Sabtu, 29 Januari 2016.

Lanjutkan membaca “Manado Fashion Carnaval – Januari 2016”

Yuk ke Modoinding, "Dapur Indonesia Timur"

Modoinding-1

Sebagai penghasil utama kebutuhan sayur mayur, daerah Modoinding, Kabupaten Minahasa Selatan (Minsel layak mendapat julukan "Dapur Indonesia Timur." Karena hampir 70 persen kebutuhan sayur mayur di Sulawesi Utara di suplai dari Lembah Modoinding. Dan bukan hanya di Sulut, tetapi hasil perkebunan Modoinding dibawa keluar hingga ke provinsi lain di luar Sulut.

Daerah yang terletak di ketinggian 1000 meter di atas permukaan laut dan meliputi 10 desa ini punya potensi agrowisata nan indah. Tak kalah dengan agrowisata di Ubud, Bali atau di Jawa Barat. Sayang potensi itu belum termaksimalkan oleh Pemkab Minsel.

Hampir semua desa yang ada di Modoinding menyimpan potensi wisata dengan kearifan lokal serta kekhasan alam masing-masing. Jika datang dari arah Manado, desa Mokabang akan menyambut dengan keunikan industri rumah panggung khas orang Minahasa. Di desa ini pula terdapat danau Mokabang.

Lanjutkan membaca “Yuk ke Modoinding, "Dapur Indonesia Timur"”

Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado

Keberadaan patung di sebuah kota selain penambah estetika, dapat pula berfungsi sebagai landmark. Pembangunan sebuah patung  jelas harus melalui kajian sejarah atau cerita dibalik objek patung tersebut. Beberapa patung di kota-kota besar bahkan menjadi ikon bagi kota tersebut. Ketika orang menyebutnya, orang pasti akan ingat kota yang dimaksud. Sebut saja Tugu Pancoran di Jakarta atau Patung Suro dan Boyo di Surabaya.

Manado juga mengoleksi beberapa patung yang menyimpan sejarah dan cerita masing-masing. Berikut beberapa yang sempat diabadikan melalui kamera saya dan teman saya Hermondo Kasiadi.

1. Patung Dotu Lolong Lasut

Dotu-Lolung-Lasut

Dotu Lolong Lasut adalah seorang tokoh perjuangan yang berhasil mengusir penjajah dari Portugis untuk menjajah Wenang pada saat itu. Oleh karena itu nama Dotu Lolong Lasut tetap dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Sulawesi Utara lebih khusus masyarakat Manado dan Minahasa.

Di lokasi patung itu juga terdapat makam Dotu Lolong Lasut yang lahir pada bulan November 1450 dan meninggal pada tahun 1520. Pada nisan tugu tersebut tertulis : Dotu Lolong Lasut alias Ruruares Teterusan dan Kepala Agama Tombulu yang sudah merintis dan membangun TUMANI negeri WENANG kemudian berkembang menjadi Manado.

Patung Dotu Lolong Lasut dibangun pada tahun 1987, dan hingga kini masih berdiri tegak di Taman Kesatuan Bangsa, Pasar 45 Manado.

Lanjutkan membaca “Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado”

Suatu Sore di Pantai Malalayang

Pantai Malalayang, nama yang tak asing bagi Warga Manado. Pantai yang sudah menjadi salah satu ikon wisata Kota Manado ini mudah dijangkau. Maklum hanya berjarak sekitar 5 KM dari pusat kota, dan dengan mudah dijangkau melalui angkutan umum. Cukup bayar Rp. 2.000, pantai ini sudah bisa dicapai.

Sekilas tidak ada yang istimewa dari pantai yang sebagian sudah masuk wilayah Kabupaten Minahasa ini. Pondok-pondok penjual pisang goreng, milu bakar dan kopi menjadi salah satu ciri khasnya. Terdapat Monumen Tugu Boboca tepat di Batas Kota, tapal yang memisahkan Kota Manado dengan Kabupaten Minahasa.

Tapi, bukan itu yang saya mau sajikan dalam postingan kali ini. Bagi pehobby foto, khususnya lansekap, Pantai Malalayang bisa menjadi lokasi favorit berburu foto, terlebih jika sunset bermurah hati menampakkan semburat warnanya.

Lanjutkan membaca “Suatu Sore di Pantai Malalayang”

Koleksi Barang Bersejarah Ratman Asrar

18 

Ditengah keprihatinan kurangnya perhatian pemerintah terhadap aset-aset bernilai sejarah, Ratman Asrar tampil dengan kepedulian merawat koleksi benda-benda bersejarah.

Benda-benda bersejarah yang sebagian besar merupakan warisan kakeknya ini terpelihara cukup baik di rumahnya di daerah Tuminting. Ratusan foto Sulawesi Utara pada zaman dulu seolah menjadi lembaran sejarah yang bercerita.

Juga masih terdapat banyak rol film yang belum sempat dicetak. Demikian pula manuskrip, uang kertas, koin, piringan hitam, majalah, koran,dan barang berharga lainnya. Semuanya bernilai sejarah.

Ratman Asrar sehari-hari bekerja sebagai Fasilitator PNPM. Dia punya kepedulian yang tinggi terhadap koleksi barang bersejarah Sulawesi Utara. Ketika didatangi di rumahnya pada Kamis (17/05), Ratman memperlihatkan ratusan koleksi keluarganya yang terpelihara dan terjaga rapi.

Lanjutkan membaca “Koleksi Barang Bersejarah Ratman Asrar”

Daftar Sebagian Objek Wisata di Manado

_MG_0946

Walaupun kecil, tetapi Kota Manado mengoleksi sejumlah tempat wisata. Mulai dari objek wisata seni, budaya, belanja, kuliner maupun wisata sejarah. Letak Kota Manado dipinggir pantai juga memberikan sebuah anugerah bagi Kota Manado dengan wisata baharinya. Sebut saja Taman Laut Nasional Bunaken yang sudah sangat terkenal. Demikian pula dengan Pantai Siladen atau Pulau Manado Tua.

Berikut daftar sebagian objek wisata Kota Manado:

Lanjutkan membaca “Daftar Sebagian Objek Wisata di Manado”

Menikmati Manado dengan “4B” nya

Pintu Masuk Pelabuhan Manado

Manado, demikian kata itu sering disebut. Sebuah kota yang menjadi ibukota Provinsi Sulawesi Utara.  Dalam beberapa tahun terakhir, kota Manado melesat pesat sebagai sebuah destinasi wisata MICE, yang dipicu oleh keberhasilan pelaksanaan dua event international, WOC dan Sail Bunaken.

Kini, hampir sepanjang tahun Manado menjadi kota pilihan penyelengaraan event-event besar baik yang beskala nasional, regional maupun internasional. Sebut saja yang dalam waktu dekat, Manado kembali menjadi pilihan sebagai tuan rumah pelaksanaan Pekan Informasi Nasional 2012 pada akhir Mei nanti.

Disamping keberhasilan itu, Manado memang menjadi kota yang menyenangkan bagi siapa saja yang datang berkunjung. Keakraban orang Manado menjadi salah satu faktot utama, demikian pula dengan stabilnya keamanan dan ketertiban masyarakat Manado.

Lanjutkan membaca “Menikmati Manado dengan “4B” nya”