AMPADOAP

air-terjun-ampadoap-ronny-4

#51~365

Air terjun di Ampadoap, Beo, Kabupaten Talaud ini saling berhadapan. Sisi satunya tak terlihat diframe foto.

Suasana alam di sekitar Ampadoap masih asri dan menjadi salah satu tempat hidup burung endemik Talaud, Sampiri (nuri). Talaud, kabupaten kepulauan paling Utara di Sulawesi Utara ini punya banyak destinasi wisata yang bisa dimaksimalkan. Akses menuju ke sana dari Manado yang masih menjadi kendala. Perjalanan dengan kapal laut butuh waktu sekitar 14-16 jam. Sementara penerbangan hanya ada satu kali per hari.

#airterjun #waterfall #jurnal_rb #talaud #wisata #wisata_talaud #pesonaindonesia #merasakanindonesiamu #water #nature #beautiful #pretty #green #tree #photooftheday #love #mothernature

Luangkan Waktu Menenggok Taman Purbakala Waruga di Sawangan

waruga

Jika anda ke Sulawesi Utara, sempatkanlah mengunjungi Taman Purbakala Waruga Sawangan yang berada di Desa Sawangan, Kecamatan Airmadidi, Kabupaten Minahasa Utara, Sulawesi Utara.

Hanya butuh waktu sekitar satu jam berkendara dari Manado untuk menuju ke Sawangan. Angkutan umum juga tersedia. Pergilah ke Terminal Paal Dua, dan carilah trayek Airmadidi. Begitu turun di Terminal Airmadidi, lanjutkan perjalanan menggunakan ojek.

Di Taman Purbakala Waruga Sawangan terdapat 144 kuburan tua orang Minahasa kuno yang disebut Waruga. Bentuknya adalah peti-peti besi dari masa Megalitikum yang telah berusia berabad-abad. Lanjutkan membaca “Luangkan Waktu Menenggok Taman Purbakala Waruga di Sawangan”

Tiga Agenda Gelar Budaya di Manado Awal Tahun

figura-manado

Bagi anda yang ingin mengunjungi Kota Manado, Sulawesi Utara di awal tahun 2017 ini sebaiknya mencatat tiga agenda budaya yang akan digelar pada Januari dan Februari.

1. Pawai Figura

Ada sesuatu yang unik di Manado dan sekitarnya, khususnya di beberapa daerah di Minahasa. Masyarakat di sana mengenal istilah Pesta Kunci Taong.

Kunci Taong adalah kebiasaan masyarakat saling mengunjungi dari rumah ke rumah secara rombongan lengkap dengan alat musik petik sambil bernyanyi setiap hari Minggu sepanjang bulan Januari.

Dan puncaknya adalah minggu terakhir di bulan Januari. Pada puncak Kunci Taong biasanya digelar pula Pawai Figura. Kali ini Pemerintah Kota Manado menetapkan Pawai Figura akan digelar pada 29 Januari 2017.

Lanjutkan membaca “Tiga Agenda Gelar Budaya di Manado Awal Tahun”

Tearsheet: Majalah Travelxpose Edisi Juni 2016

Pada Juni 2016, saya diberi kesempatan oleh Travelxpose, sebuah majalah wisata untuk mengirimkan artikel dan foto-fotonya.

Kesempatan itu saya gunakan untuk mempromosikan destinasi wisata lain di Sulawesi Utara (Sulut), selain Bunaken yang sudah sangat tersehor. Sulut dengan 15 kabupaten dan kota memiliki sejumlah destinasi wisata yang sangat potensial untuk dikembangkan.

Provinsi ini punya segalanya, mulai dari wisata bahari, wisata gunung, wisata danau, wisata alam, wisata pengunungan, wisata kuliner, wisata religi, wisata budaya bahkan wisata minat khusus seperti olahraga ekstrem dan biodiversity.

Lanjutkan membaca “Tearsheet: Majalah Travelxpose Edisi Juni 2016”

Mengisi National Geographic Indonesia Traveler edisi Desember 2016

Saya mendapat kesempatan mengisi halaman Portofolio di majalah National Geographic Indonesia Traveller pada edisi Desember 2016. Editor NatGeo meminta saya mengirimkan foto-foto dan artikel tentang Hudoq Pekayang, sebuah ritual suku Dayak, yang saya rekam di pedalaman Mahakam Hulu, Kalimantan Timur pada Oktober 2016.

Berikut artikel dan capture halaman majalah tersebut, sebagaimana juga dipublish di website fotokita.net pada 23 November 2016.


 

1216-ngt_t-018-027_page_1

Menjelang siang, Tipung Ping (65) dan Yeq Lawing (67) bergabung bersama warga lainnya di Lamin Adat kampung Long Isun Data Suling. Kedua inai ini—sebutan ibu tua di Dayak Bahau—mempersiapkan diri untuk turut serta pada Hudoq Pekayang di Long Tuyoq di Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Hulu, Kalimantan Timur.

Rombongan warga bertolak ke Long Tuyoq. Tipung dan Yeq terlihat cantik dalam busana yang didominasi warna merah. Hudoq Pekayang menjadi ajang kumpul bagi 13 kampung di Long Pahangai saban Oktober.

Lanjutkan membaca “Mengisi National Geographic Indonesia Traveler edisi Desember 2016”

Ingin Ke Manado Sendirian? Ini Kami Buatkan Itenerarynya Selama 3 Hari

Patung-Yesus

Bagi anda pejalan yang ingin bepergian secara solo atau sendiri ke Manado, Sulawesi Utara, kami mencoba menyusun itinerary sebagai panduan selama tiga hari di Manado.

Hari Ke-1

Berusahalah untuk mengambil penerbangan yang tiba tengah malam atau pagi di Manado. Terdapat cukup banyak penerbangan langsung dari kota-kota besar ke Bandara Sam Ratulangi di Manado. Maskapai utama seperti Garuda Indonesia, Lion Air, Citilink, Batik Air, Sriwijaya Air semuanya menyediakan rute ke Manado.

Hari pertama ini pergilah ke lokasi wisata kuliner, Wakeke yang berada di pusat kota. Anda harus datang pagi-pagi agar bisa menikmati kesegaran makanankhas Manado, Tinutuan yang terbuat dari berbagai sayur hijau dan bubur labu kuning itu. Lanjutkan membaca “Ingin Ke Manado Sendirian? Ini Kami Buatkan Itenerarynya Selama 3 Hari”

Catat, 5 Wisata Gratis di Manado

Jembatan Seokarno menjadi ikon baru Kota Manado. / Foto: Liny Tambajong.
Jembatan Seokarno menjadi ikon baru Kota Manado. / Foto: Liny Tambajong.

Jika Anda sedang berada di Manado, ibu kota Provinsi Sulawesi Utara, berbagai destinasi wisata tersedia untuk didatangi. Sebut saja pulau Bunaken dengan keindahan taman lautnya yang tersohor seantero dunia itu. Juga puluhan destinasi bahari lainnya di sekitar Manado juga sangat layak dikunjungi.

Tetapi untuk ke lokasi-lokasi itu, tentu dibutuhkan persiapan yang matang dan juga biaya yang tidak sedikit, terutama menyewa transportasi laut. Nah, bagi Anda yang berkantung pas-pasan, ada beberapa lokasi wisata di Manado yang tidak dipungut bayaran untuk masuk alias gratis dan tergolong mudah untuk didatangi. Berikut daftarnya.

Lanjutkan membaca “Catat, 5 Wisata Gratis di Manado”

Intata, Pulau Tak Berpenghuni nan Memukau di Utara Indonesia

Bocah Kakorotan di Pulau Intata. Pulau Intata merupakan salah satu pulau terluar dari 11 pulau yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara.
Bocah Kakorotan di Pulau Intata. Pulau Intata merupakan salah satu pulau terluar dari 11 pulau yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara.

Membayangkan keindahan pulau cantik nan eksotis, dengan pasirnya selembut tepung, air laut super jernih dengan warna gradasi dari biru ke hijau tosca, dan lambaian nyiur di tepi pantai? Datanglah ke Intata. Anda akan merasa bak hulubalang kerajaan karena menaklukkan sebuah pulau. Ya, pulau ini tak berpenghuni. Pulau Intata merupakan salah satu pulau kecil terluar dari 11 pulau terluar yang dimiliki Provinsi Sulawesi Utara.

Pulau Intata terletak di bagian utara Pulau Sulawesi yang berbatasan langsung dengan negara Filipina. Pulau ini hanya memiliki luas 0,15 kilometer persegi dan banyak ditumbuhi pohon kelapa. Di bagian selatan dan barat terdapat pasir putih, sementara di bagian timur pantainya berbatu. Secara administratif, Pulau Intata masuk dalam Kecamatan Nanusa, Kabupaten Kepulauan Talaud, dengan dibatasi Samudera Pasifik di sebelah timur dan Pulau Kakorotan di sebelah selatan.

Lanjutkan membaca “Intata, Pulau Tak Berpenghuni nan Memukau di Utara Indonesia”