TORANG SAMUA BASUDARA – Jangan Sampai Tinggal Slogan


Teman saya bilang, “kalo torank samua basudara, kong kita mo kaweng deng sapa?” Sebuah kalimat candaan yang cukup menggelitik menanggapi slogan “Torang Samua Basudara” yang kembali jadi populer beberapa hari di Kota Manado, khususnya menjelang pelaksanaan Pekan Informasi Nasional (PIN) 2012.

Sebuah kebangaan bagi Kota Manado ketika kembali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan ivent skala nasional. Ivent yang semestinya menjadi kampanye bagi penggunaan internet yang aman dan sehat.

Orang Manado, dan Sulawesi Utara khususnya terkenal dengan tingkat toleransi yang tinggi. Harmonisasi kehidupan yang terpelihara dengan baik. Ditengah-tengah benturan berbagai pengaruh budaya yang semakin liberal, orang Manado ternyata tetap teguh mempertahankan nafas kebersamaan dalam keterikatan persaudaraan. Lanjutkan membaca “TORANG SAMUA BASUDARA – Jangan Sampai Tinggal Slogan”

Lewat Blog Bisa Tampil di Metro TV

 

Menulis bagi saya merupakan sebuah rutinitas yang mengasyikkan. Selain di blog ini, ada beberapa ruang media yang selalu memposting tulisan-tulisan saya. Carlos Fuentes bilang, “Menulis adalah perjuangan melawan kesunyian.”

Dan memang benar, saya tidak merasa sepi ketika berkawan dengan pena dan kertas pada masa komputer masih barang mewah. Kini suara tak tik tuk keyboard komputer adalah sahabat setia saya saban hari. Menulis adalah salah satu seni menikmati hidup.

Dari sekedar menuangkan ide yang terlintas, gagasan yang terbesit bahkan hati yang sedang galau, ruang kosong selalu tersedia untuk diisi dengan tulisan. “Yang susah adalah memulainya,” demikian kata Maya Decline, seorang sahabat yang saya sudah anggap adik sendiri. Hmm, padahal dia kuliah di Jurusan Sastra. Seharusnya punya kepekaan untuk menuangkan pikiran dalam tulisan.

“Tulislah apa saja,” saya mencoba memberi motivasi. Jangan dulu membebani pikiran dengan tulisan-tulisan yang berat, opini misalnya. Mulailah dari menulis apa yang dialami. Soal kisah jalan-jalan misalnya, kita bisa menulis dalam gaya bercerita. Menuangkan apa yang kita rasa selama bepergian ke suatu tempat jelas tidak perlu bahan referensi yang berta-berat. Tulis saja apa yang dialami.

Lanjutkan membaca “Lewat Blog Bisa Tampil di Metro TV”

Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado

Keberadaan patung di sebuah kota selain penambah estetika, dapat pula berfungsi sebagai landmark. Pembangunan sebuah patung  jelas harus melalui kajian sejarah atau cerita dibalik objek patung tersebut. Beberapa patung di kota-kota besar bahkan menjadi ikon bagi kota tersebut. Ketika orang menyebutnya, orang pasti akan ingat kota yang dimaksud. Sebut saja Tugu Pancoran di Jakarta atau Patung Suro dan Boyo di Surabaya.

Manado juga mengoleksi beberapa patung yang menyimpan sejarah dan cerita masing-masing. Berikut beberapa yang sempat diabadikan melalui kamera saya dan teman saya Hermondo Kasiadi.

1. Patung Dotu Lolong Lasut

Dotu-Lolung-Lasut

Dotu Lolong Lasut adalah seorang tokoh perjuangan yang berhasil mengusir penjajah dari Portugis untuk menjajah Wenang pada saat itu. Oleh karena itu nama Dotu Lolong Lasut tetap dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Sulawesi Utara lebih khusus masyarakat Manado dan Minahasa.

Di lokasi patung itu juga terdapat makam Dotu Lolong Lasut yang lahir pada bulan November 1450 dan meninggal pada tahun 1520. Pada nisan tugu tersebut tertulis : Dotu Lolong Lasut alias Ruruares Teterusan dan Kepala Agama Tombulu yang sudah merintis dan membangun TUMANI negeri WENANG kemudian berkembang menjadi Manado.

Patung Dotu Lolong Lasut dibangun pada tahun 1987, dan hingga kini masih berdiri tegak di Taman Kesatuan Bangsa, Pasar 45 Manado.

Lanjutkan membaca “Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado”

Alamat dan Nomor Telepon Hotel di Manado dan Sekitarnya

Jika anda bertandang ke Manado, tidak usah binggu mencari tempat menginap. Tersedia puluhan hotel dari kelas melati hingga bintang 5. Hotel-hotel tersebut bersaing mulai dari fasilitas, pelayanan hingga tarif.

Untuk mempermudah anda menghubungi hotel-hotel tersebut, berikut kami sajikan daftar alamat dan nomor telepon yang ada di Manado dan sekitarnya.

Hotel Bintang 5

Sulawesi Utara : Statistics - ALAMAT DAN NOMOR TELEPON HOTEL DI MANADO DAN SEKITARNYA : Novotel.jpg

Novotel (Ronny B.)

Kemewahan hotel bintang 5 sering menjadi pilihan tamu VVIP dari berbagai negara.
1. Novotel                  Jln. AA Maramis,Kairagi II                               Tlp: 0431- 818 889
2. Peninsula              Jln.Sudirman, Gunung Wenang                       Tlp: 0431- 855 008

Lanjutkan membaca “Alamat dan Nomor Telepon Hotel di Manado dan Sekitarnya”

Daging Tikus, Masakah Khas orang Minahasa

IMG_4136

Salah satu kuliner extrem orang Minahasa (juga orang Manado) adalah daging tikus. Tapi jangan dulu terburu-buru membayangkan daging tikus yang dikonsumsi berasal dari tikus rumah atau tikus selokan. Biasanya tikus yang diburu untuk dimakan dagingnya merupakan tikus sawah atau tikus hutan.

Daging tikus yang sudah dibakar terlebih dulu, sangat jamak ditemui di Pasar Tomohon. Pasar tradisional ini memang sangat unik. Bukan hanya daging tikus yang dijual, tapi kita bisa dengan mudah menemui berbagai jenis daging yang tidak ditemui di kota lain di Indonesia. Sebut saja daging anjing, ular, kelelawar. Bahkan daging monyet dan biawak pun ada.

Lanjutkan membaca “Daging Tikus, Masakah Khas orang Minahasa”

Potensi Wisata Sitaro: Keindahan Yang Belum Termaksimalkan

Ronny-Buol---Nirwana-Mahoro

Menyambangi Sitaro tidaklah sulit. Apalagi sekarang ini sudah saban saat tersedia pelayaran dari Manado ke Sitaro. Trasnportasi laut merupakan satu-satunya penghubung antara kabupaten kepulauan tersebut dengan daerah lainnya.

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO) merupakan kabupaten otonomi baru di Sulawesi Utara. Dulunya, Sitaro merupakan bagian dari Kabupaten Sangihe. Layaknya daerah kepulauan, Sitaro menyimpan sejuta potensi wisata bahari. Demikian pula dengan wisata alamnya. Sungguh indah, dan masih sangat alami.

Sebutnya saja, keindahan Pulau Mahoro yang berada dalam cluster Buhias. Keindahan pulau tak berpenghuni ini sungguh menakjubkan. Ebbie Vebri Adrian, seorang Travel Photographer profesional yang sudah mendatangi lebih dari 2000 destinasi di Indonesia dibuat kagum dengan keindahan pulau Mahoro. “Jika saya diminta membuat daftar 10 pantai terbaik di Indonesia, maka pantai pulau Mahoro masuk dalam daftar tersebut,” komentarnya ketika menginjakkan kaki pertama kali di Mahoro beberapa waktu lalu.

Lain lagi dengan Kamga, vokalis band Tangga tersebut tak habis herannya ketika menyambangi Lehi yang punya pantai berair panas. “Ini luar biasa! Selama saya menjadi host Explore Indonesia, baru kali ini saya menjumpai ada air laut yang panas seperti ini,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, Kamga membawakan sebuah acara Travel di salah satu media tv swasta nasional.

Lanjutkan membaca “Potensi Wisata Sitaro: Keindahan Yang Belum Termaksimalkan”

Taman Makam Imam Bonjol Kurang Diperhatikan

_MG_2488 Selain dikenal sebagai “negeri seribu gereja” Minahasa juga menyimpan wisata sejarah yang menarik. Makam Imam Bonjol yang terletak di Desa Lota, Kecamatan Pineleng, Kabupaten Minahasa salah satunya.

Makam Tuanku Imam Bonjol sendiri berada dalam sebuah bangunan bergaya khas Sumatera Barat. Sebagaimana bentuk bangunan Sumetera Barat, atapnya berbentuk bagonjong. Imam Bonjol sendiri merupakan pahlawan nasional yang terkenal pada masa Perang Padri (1821-1837) di Tanah Minang.

Imam bonjol merupakan ulama yang berpengaruh di bumi Nusantara pada waktu itu. Untuk meredam pengaruhnya, Belanda harus mengasingkannya jauh-jauh dari ranah Minang, Sumatera Barat, ke Minahasa, Sulawesi Utara dan jasadnya dimakamkan di Desa Lota seperti saat sekarang.

Karena merupakan bagian dari sejarah, Makam Imam Bonjol masuk dalam daftar objek wisata sejarah maupun relegi. Banyak peziarah yang datang ke makam ini. Mereka pada umumnya berdoa di kompleks makam, terutama di sebuah bagunan berupa batu tempat Imam Bonjol sering melakukan sembayangnya.

Lanjutkan membaca “Taman Makam Imam Bonjol Kurang Diperhatikan”

Di Sulut, 133 Penderita Aids Telah Meninggal Dunia

HIV Human immunodeficiency virus atau sering disingkat HIV merupakan retrovirus yang menjangkiti sel-sel sistem kekebalan tubuh manusia dan menghancurkan atau mengganggu fungsinya. Infeksi virus ini mengakibatkan terjadinya penurunan sistem kekebalan yang terus-menerus, yang akan mengakibatkan defisiensi kekebalan tubuh.

Sistem kekebalan dianggap defisien ketika sistem tersebut tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit- penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya defisien (immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai ragam infeksi, yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi kekebalan.

AIDS adalah singkatan dari ‘acquired immunodeficiency syndrome’ dan menggambarkan berbagai gejala dan infeksi yang terkait dengan menurunnya sistem kekebalan tubuh. Infeksi HIV telah ditahbiskan sebagai penyebab AIDS. Tingkat HIV dalam tubuh dan timbulnya berbagai infeksi tertentu merupakan indikator bahwa infeksi HIV telah berkembang menjadi AIDS.

Lanjutkan membaca “Di Sulut, 133 Penderita Aids Telah Meninggal Dunia”

DPL Bahoi

DPL-1

Daerah perlindungan laut (DPL) diyakini sebagai salah satu upaya efektif dalam mengurangi kerusakan ekosistem pesisir, yaitu dengan melindungi habitat penting wilayah pesisir, khususnya ekosistem terumbu karang. Selain itu DPL juga penting bagi masyarakat setempat sebagai salah satu cara meningkatkan produksi perikanan (terutama ikan yang berasosiasi dengan terumbu karang), memperoleh pendapatan tambahan melalui kegiatan penyelaman wisata bahari, dan pemberdayaan pada masyarakat dalam perencanaan dan pengelolaan sumberdaya mereka.

Desa Bahoi yang masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara memiliki struktur ekosistem wilayah pesisir yang lengkap seperti hutan mangrove, padang lamun dan terumbu karang yang merupakan pembentuk mata rantai ketahanan pangan laut.

Bahoi dapat dicapai dari Manado dengan menggunakan kendaraan melalui jalan darat dengan waktu tempuh sekitar 2 jam. Desa ini dapat dicapai dari pelabuhan Likupang dengan perahu taksi selama 40 menit. Demikian pula Bahoi dapat diakses dari terminal Pasar Likupan dengan kenderaan umum.

Lanjutkan membaca “DPL Bahoi”

Mereka Masih Menarikan Tarian Empat Wayer

Empat-wayer-1

Sekelompok remaja yang berada di daerah Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara nampak sedang berlatih tarian Empat Wayer, guna persiapan untuk mengikuti lomba empat wayer pada Minggu, 8 April 2012. Walau harus berlatih dibawah terik matahari, namun mereka terlihat tetap semangat.

Peluh yang menetas tak mengurungkan gerakan tarian mereka. Diiringi oleh sekelompok pemetik gitar dan beberapa penyanyi, remaja-remaja berusia belasan tahun ini dengan patuhnya mengikuti komando pemimpin tari.

Lanjutkan membaca “Mereka Masih Menarikan Tarian Empat Wayer”

Memanfaatkan Limbah Sebagai Sumber Penghasilan

Salmon

Salmon Mamahi pekerja serabutan di Desa Bahoi, Kecamatan Likupang Barat, Kabupaten Minahasa Utara telah dengan bijak memanfaatkan beberapa limbah menjadi sesuatu yang dapat mendatangkan penghasilan bagi keluarganya.

Pria 39 tahun ini dengan cermat dapat membuat beberapa kerajinan tangan. Diantaranya mengolah tempurang kelapa menjadi asbak, vas beserta bunganya, limbah kayu menjadi ikan hias, miniatur perahu dan tiruan burung. Demikian pula dengan sabut kelapa yang diubat menjadi asbak besar, serta beberapa kerajinan tangan lainnya yang kesemuanya dari bahan yang sudah tidak terpakai lagi.

Desa Bahoi merupakan desa pesisir yang dikarunia keindahan alam yang mempesona. Berkat pendampingan yang dilakukan oleh Worldwild Conservation Society Indonesian Programme (WCS-IP) Sulawesi Utara dan PNMPM-LMP, Desa Bahoi menjadi desa wisata yang dikelola secara langsung oleh masyarakat. Konsep ekowisata merupakan pilihan bagi masyarakatnya dengan pertimbangan mempertahankan lingkungan alam yang ada.

Lanjutkan membaca “Memanfaatkan Limbah Sebagai Sumber Penghasilan”