Menyatu di Sulawesi Utara: Dari Keindahan Alam, Kekayaan Biodiversitas, Hingga Kultur Eksotis

Danau-Linouw-2

MANADO –  Sulawesi Utara begitu identik dengan Bunaken. Keindahan bawah air di taman laut nasional itu terlanjur tersohor.

Dari rata-rata 16.000 kunjungan turis per tahun yang menyambangi Sulut, sebagian besar punya satu tujuan: menyelam di Bunaken dan datang ke Manado.

Bahkan di beberapa publikasi international, Sulut dikenal hanya karena penjelasan soal di mana Bunaken berada. Padahal Manado hanyalah kota seluas 1,1 persen dari seluruh wilayah Sulut dengan luas wilayah 13.851 kilometer persegi.

Provinsi ini menjadi tempat hidup tiga etnis besar yang mempengaruhi kehidupan sosial masyarakatnya, serta budaya yang membuat ritme hidup mereka begitu cair. Tak hanya kekayaan alam dan kultur, Sulawesi Utara juga dikenal dengan kekayaan biodiversitas.

Keramahan dan sikap terbuka adalah jamak bagi etnis Minahasa, Sanger dan Bolaang Mongondow. Ketiga etnis yang membuat masyarakat Sulut membuka diri bagi siapapun yang mengunjungi tanah mereka.

Lanjutkan membaca “Menyatu di Sulawesi Utara: Dari Keindahan Alam, Kekayaan Biodiversitas, Hingga Kultur Eksotis”

Walau Berlantai Tanah Berdinding Bambu Beratap Rumbia, Mereka Tetap Semangat Sekolah

Sebuah ironi dari bumi Porodisa, Talaud

Noldy Lumangkiba, sedang mengajar siswanya di SMA Udamakatraya, desa Bannada, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Talaud.
Noldy Lumangkiba, sedang mengajar siswanya di SMA Udamakatraya, desa Bannada, Kecamatan Gemeh, Kabupaten Talaud.

Tak mudah mencapai desa Bannada, sebuah desa yang masuk dalam wilayah administrasi Kecamatan Gemeh, Kabupaten Kepulauan Talaud yang merupakan kabupaten paling Utara dan berbatasan dengan Filipina. Akses jalan yang sulit dan masih jauh dari layak sebagai sarana transportasi umum membuat desa ini seperti terisolasi dari pembangunan. Setidaknya dibutuhkan perjalanan sekitar lima jam dari Melonguane ibukota Talaud.

Beberapa sarana umum memang sudah disediakan pemerintah termasuk sekolah dasar dan sekolah menengah (SMP), tapi tidak dengan sekolah menengah lanjutan atas (SLTA). Para siswa yang lulus dari SMP hanya punya pilihan melanjutkan ke Sekolah Menengah Kejuruan di Gemeh yang aksesnya juga susah, dan jika ingin ke SLTA harus ke kecamatan lain.

Melihat kondisi ini, beberapa warga yang prihatin dan dibantu oleh sebuah yayasan kemudian berinisiatif mendirikan SMA Udamakatraya di Bannada. “Sekolah ini didirikan pada tahun 2012, dananya dari kami secara swadaya warga desa,” ujar Ketua Pembangunan Sekolah Zakarias Potoboda, Kamis (9/7/2015) lalu.

Lanjutkan membaca “Walau Berlantai Tanah Berdinding Bambu Beratap Rumbia, Mereka Tetap Semangat Sekolah”

Nama-Nama Gunung Di Kabupaten Bolaang Mongondow

gunung ambang5

No.

Nama Gunung

Tinggi

1. Batubulawan 1970
2. Gambuta 1954
3 Paupau 1815
4. Moayat 1780
5. Sinandaka 1770
6. Kabila 1732
7. Ambang 1689
8. Limibut 1568
9. Simbalang 1521
10. Bumbungon I 1496
11. Osiusing 1461
12. Bumbungon 1496
13. Bilohulangan 1420
14. Ulutelagomoat 1370
15. Kapoya 1112
16. Mongaladia 1325
     
Sumber data: BPS Sulut
Sumber Foto: http://kpasurvivekotamobagu.blogspot.com

TORANG SAMUA BASUDARA – Jangan Sampai Tinggal Slogan


Teman saya bilang, “kalo torank samua basudara, kong kita mo kaweng deng sapa?” Sebuah kalimat candaan yang cukup menggelitik menanggapi slogan “Torang Samua Basudara” yang kembali jadi populer beberapa hari di Kota Manado, khususnya menjelang pelaksanaan Pekan Informasi Nasional (PIN) 2012.

Sebuah kebangaan bagi Kota Manado ketika kembali dipercaya menjadi tuan rumah perhelatan ivent skala nasional. Ivent yang semestinya menjadi kampanye bagi penggunaan internet yang aman dan sehat.

Orang Manado, dan Sulawesi Utara khususnya terkenal dengan tingkat toleransi yang tinggi. Harmonisasi kehidupan yang terpelihara dengan baik. Ditengah-tengah benturan berbagai pengaruh budaya yang semakin liberal, orang Manado ternyata tetap teguh mempertahankan nafas kebersamaan dalam keterikatan persaudaraan. Lanjutkan membaca “TORANG SAMUA BASUDARA – Jangan Sampai Tinggal Slogan”

Lewat Blog Bisa Tampil di Metro TV

 

Menulis bagi saya merupakan sebuah rutinitas yang mengasyikkan. Selain di blog ini, ada beberapa ruang media yang selalu memposting tulisan-tulisan saya. Carlos Fuentes bilang, “Menulis adalah perjuangan melawan kesunyian.”

Dan memang benar, saya tidak merasa sepi ketika berkawan dengan pena dan kertas pada masa komputer masih barang mewah. Kini suara tak tik tuk keyboard komputer adalah sahabat setia saya saban hari. Menulis adalah salah satu seni menikmati hidup.

Dari sekedar menuangkan ide yang terlintas, gagasan yang terbesit bahkan hati yang sedang galau, ruang kosong selalu tersedia untuk diisi dengan tulisan. “Yang susah adalah memulainya,” demikian kata Maya Decline, seorang sahabat yang saya sudah anggap adik sendiri. Hmm, padahal dia kuliah di Jurusan Sastra. Seharusnya punya kepekaan untuk menuangkan pikiran dalam tulisan.

“Tulislah apa saja,” saya mencoba memberi motivasi. Jangan dulu membebani pikiran dengan tulisan-tulisan yang berat, opini misalnya. Mulailah dari menulis apa yang dialami. Soal kisah jalan-jalan misalnya, kita bisa menulis dalam gaya bercerita. Menuangkan apa yang kita rasa selama bepergian ke suatu tempat jelas tidak perlu bahan referensi yang berta-berat. Tulis saja apa yang dialami.

Lanjutkan membaca “Lewat Blog Bisa Tampil di Metro TV”

Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado

Keberadaan patung di sebuah kota selain penambah estetika, dapat pula berfungsi sebagai landmark. Pembangunan sebuah patung  jelas harus melalui kajian sejarah atau cerita dibalik objek patung tersebut. Beberapa patung di kota-kota besar bahkan menjadi ikon bagi kota tersebut. Ketika orang menyebutnya, orang pasti akan ingat kota yang dimaksud. Sebut saja Tugu Pancoran di Jakarta atau Patung Suro dan Boyo di Surabaya.

Manado juga mengoleksi beberapa patung yang menyimpan sejarah dan cerita masing-masing. Berikut beberapa yang sempat diabadikan melalui kamera saya dan teman saya Hermondo Kasiadi.

1. Patung Dotu Lolong Lasut

Dotu-Lolung-Lasut

Dotu Lolong Lasut adalah seorang tokoh perjuangan yang berhasil mengusir penjajah dari Portugis untuk menjajah Wenang pada saat itu. Oleh karena itu nama Dotu Lolong Lasut tetap dikenang sepanjang masa oleh masyarakat Sulawesi Utara lebih khusus masyarakat Manado dan Minahasa.

Di lokasi patung itu juga terdapat makam Dotu Lolong Lasut yang lahir pada bulan November 1450 dan meninggal pada tahun 1520. Pada nisan tugu tersebut tertulis : Dotu Lolong Lasut alias Ruruares Teterusan dan Kepala Agama Tombulu yang sudah merintis dan membangun TUMANI negeri WENANG kemudian berkembang menjadi Manado.

Patung Dotu Lolong Lasut dibangun pada tahun 1987, dan hingga kini masih berdiri tegak di Taman Kesatuan Bangsa, Pasar 45 Manado.

Lanjutkan membaca “Foto dan Data Sebagian Patung-Patung di Kota Manado”

Suatu Sore di Pantai Malalayang

Pantai Malalayang, nama yang tak asing bagi Warga Manado. Pantai yang sudah menjadi salah satu ikon wisata Kota Manado ini mudah dijangkau. Maklum hanya berjarak sekitar 5 KM dari pusat kota, dan dengan mudah dijangkau melalui angkutan umum. Cukup bayar Rp. 2.000, pantai ini sudah bisa dicapai.

Sekilas tidak ada yang istimewa dari pantai yang sebagian sudah masuk wilayah Kabupaten Minahasa ini. Pondok-pondok penjual pisang goreng, milu bakar dan kopi menjadi salah satu ciri khasnya. Terdapat Monumen Tugu Boboca tepat di Batas Kota, tapal yang memisahkan Kota Manado dengan Kabupaten Minahasa.

Tapi, bukan itu yang saya mau sajikan dalam postingan kali ini. Bagi pehobby foto, khususnya lansekap, Pantai Malalayang bisa menjadi lokasi favorit berburu foto, terlebih jika sunset bermurah hati menampakkan semburat warnanya.

Lanjutkan membaca “Suatu Sore di Pantai Malalayang”

Alamat dan Nomor Telepon Hotel di Manado dan Sekitarnya

Jika anda bertandang ke Manado, tidak usah binggu mencari tempat menginap. Tersedia puluhan hotel dari kelas melati hingga bintang 5. Hotel-hotel tersebut bersaing mulai dari fasilitas, pelayanan hingga tarif.

Untuk mempermudah anda menghubungi hotel-hotel tersebut, berikut kami sajikan daftar alamat dan nomor telepon yang ada di Manado dan sekitarnya.

Hotel Bintang 5

Sulawesi Utara : Statistics - ALAMAT DAN NOMOR TELEPON HOTEL DI MANADO DAN SEKITARNYA : Novotel.jpg

Novotel (Ronny B.)

Kemewahan hotel bintang 5 sering menjadi pilihan tamu VVIP dari berbagai negara.
1. Novotel                  Jln. AA Maramis,Kairagi II                               Tlp: 0431- 818 889
2. Peninsula              Jln.Sudirman, Gunung Wenang                       Tlp: 0431- 855 008

Lanjutkan membaca “Alamat dan Nomor Telepon Hotel di Manado dan Sekitarnya”

Koleksi Barang Bersejarah Ratman Asrar

18 

Ditengah keprihatinan kurangnya perhatian pemerintah terhadap aset-aset bernilai sejarah, Ratman Asrar tampil dengan kepedulian merawat koleksi benda-benda bersejarah.

Benda-benda bersejarah yang sebagian besar merupakan warisan kakeknya ini terpelihara cukup baik di rumahnya di daerah Tuminting. Ratusan foto Sulawesi Utara pada zaman dulu seolah menjadi lembaran sejarah yang bercerita.

Juga masih terdapat banyak rol film yang belum sempat dicetak. Demikian pula manuskrip, uang kertas, koin, piringan hitam, majalah, koran,dan barang berharga lainnya. Semuanya bernilai sejarah.

Ratman Asrar sehari-hari bekerja sebagai Fasilitator PNPM. Dia punya kepedulian yang tinggi terhadap koleksi barang bersejarah Sulawesi Utara. Ketika didatangi di rumahnya pada Kamis (17/05), Ratman memperlihatkan ratusan koleksi keluarganya yang terpelihara dan terjaga rapi.

Lanjutkan membaca “Koleksi Barang Bersejarah Ratman Asrar”

Daftar Sebagian Objek Wisata di Manado

_MG_0946

Walaupun kecil, tetapi Kota Manado mengoleksi sejumlah tempat wisata. Mulai dari objek wisata seni, budaya, belanja, kuliner maupun wisata sejarah. Letak Kota Manado dipinggir pantai juga memberikan sebuah anugerah bagi Kota Manado dengan wisata baharinya. Sebut saja Taman Laut Nasional Bunaken yang sudah sangat terkenal. Demikian pula dengan Pantai Siladen atau Pulau Manado Tua.

Berikut daftar sebagian objek wisata Kota Manado:

Lanjutkan membaca “Daftar Sebagian Objek Wisata di Manado”

Manado Memiliki View Sunset Yang Indah

Kawasan Bahu

Letak Kota Manado yang berada di pinggir pantai memberikan sebuah anugerah tersendiri. Diwaktu-waktu tertentu, disaat cuaca bersahabat, menikmati view pantai Kota Manado memberikan sajian yang sungguh indah.

Menjelang matahari terbenam, langit Kota Manado tak jarang menyuguhkan panorama sunset yang indah dan mempesona. Sepanjang garis pantai Manado merupakan lokasi yang ideal bagi para fotografer dalam mengabadikan fenomena alam tersebut.

“Sunset Kota Manado selalu memberi warna kejutan,” ungkap salah seorang sahabat yang merupakan pehobby foto. Walau setiap saat saya memotret sunset Kota Manado, tetap saja ada sesuatu yang berbeda yang disajikan, jelasnya pula.

Lanjutkan membaca “Manado Memiliki View Sunset Yang Indah”