Malam Natal Diantara Kopiah

24 Desember. Malam Natal. Kenangan saya justru mengembara ke masa kecil, sewaktu duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah. Jika usia saya sekarang mendekati 40 tahun, berarti kejadiannya berlangsung sekitar 25-30 tahun lalu.

Bulontio, demikianlah nama kampung tempat saya belajar mengenal masa kanak-kanak hingga remaja. Berada disebuah Kecamatan Sumalata, Kabupaten Gorontalo yang waktu itu masih bergabung dengan Provinsi Sulawesi Utara. Bulontio sendiri terdiri dari dua desa. Bagian Barat dan Bagian Timur. Saya tinggal di Bulonti0 Barat, yang merupakan ibukota kecamatan.

Ayah saya suku Sanger, sebuah kepulauan di ujung Utara Sulawesi. Ibu saya terlahir sebagai suku Minahasa. Kami bisa berada di Bulontio karena ayah saya seorang tentara. Berpindah dari satu tempat ke tempat lain. Saya malah lahir di Toli-Toli, Sulawesi Tengah.

Lanjutkan membaca “Malam Natal Diantara Kopiah”