Memandangi Karangetang

#57~365

Dua orang nelayan dari arah pulau Makalehi memandangi puncak gunung api Karangetang, yang merupakan sebagian besar dari pulau Siau, di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Gunung Karangetang adalah satu dari gunung berapi aktif yang ada di Sulut. Gunung api ini kerap erupsi dan memuntahkan material vulkaniknya ke lereng-lerengnya, dan beberapa kali memaksa warga di pemukiman kaki gunung mengungsi.

Walau sering erupsi, Karangetang dianggap berkah bagi petani pala, karena kekhasan tanah di pulau Siau dipercaya dikontribusikan dari material vulkanik Karangetang. Pala, adalah komoditas unggulan Sitaro, dan menjadi salah satu terbaik di dunia.

Makalehi, adalah pulau terluar yang ada di Sitaro.

#jurnal_rb #sitaro #siau #karangetang #volcano #eruption #mount #gunung #gunungapi #sea #sunrise #sunset #sun #warm #merasakanindonesiamu #instagood #instanusantara #geonusantara #pesonaindonesia

Manumpitaeng, Mengintip Burung Gosong Bertelur di Pulau Perawan

Manumpitaeng-1Kawasan Nusa Utara, yang melingkupi tiga kabupaten di ujung Utara provinsi Sulawesi Utara (Sulut) seakan menyimpan surga tersembunyi. Ketiga kabupaten itu adalah Kabupaten Kepulauan Talaud yang berada paling utara dan berbatasan dengan Filipina, Kabupaten Kepulauan Sangihe yang berada di tengah dan Kabupaten Kepulauan Sitaro yang paling dekat dengan Manado, ibu kota Sulut.

Ketiga kabupaten tersebut merupakan kabupaten bahari karena potensi kebaharian yang dimilikinya. Dengan posisi itu, ketiga kabupaten ini punya sederet destinasi wisata bahari, yang sayang memang belum dikelola secara maksimal, termasuk yang ada di Kabupaten Sitaro.

Sitaro sebenarnya punya keunggulan dilihat dari jaraknya yang dekat dengan Manado, hanya butuh sekitar 4 jam perjalanan dengan kapal cepat untuk mencapai pulau Siau sebagai pusat pemerintahan Sitaro, dan hanya butuh sekitar 2 jam untuk mencapai pulau Tagulandang yang tidak kalah eksotis.

Lanjutkan membaca “Manumpitaeng, Mengintip Burung Gosong Bertelur di Pulau Perawan”

Karangetang Meletus Lagi

KARANGETANG VOLCANO -- Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara menunjukkan aktivitas yang tinggi sejak Sabtu (19/7/2014) malam. Dari puncak kawahnya terlihat luncuran lava pijar, dari informasi terakhir, luncuran lava pijar kini sudah mencapai kaki gunung pada Minggu (20/7/2014). FOTO: Ketika Karangetang meletus pada September 2010. Foto-foto lainnya dapat dilihat di www.f21stock.com
KARANGETANG VOLCANO — Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara menunjukkan aktivitas yang tinggi sejak Sabtu (19/7/2014) malam. Dari puncak kawahnya terlihat luncuran lava pijar, dari informasi terakhir, luncuran lava pijar kini sudah mencapai kaki gunung pada Minggu (20/7/2014).
FOTO: Ketika Karangetang meletus pada September 2010.
Foto-foto lainnya dapat dilihat di http://www.f21stock.com

Potensi Wisata Sitaro: Keindahan Yang Belum Termaksimalkan

Ronny-Buol---Nirwana-Mahoro

Menyambangi Sitaro tidaklah sulit. Apalagi sekarang ini sudah saban saat tersedia pelayaran dari Manado ke Sitaro. Trasnportasi laut merupakan satu-satunya penghubung antara kabupaten kepulauan tersebut dengan daerah lainnya.

Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (SITARO) merupakan kabupaten otonomi baru di Sulawesi Utara. Dulunya, Sitaro merupakan bagian dari Kabupaten Sangihe. Layaknya daerah kepulauan, Sitaro menyimpan sejuta potensi wisata bahari. Demikian pula dengan wisata alamnya. Sungguh indah, dan masih sangat alami.

Sebutnya saja, keindahan Pulau Mahoro yang berada dalam cluster Buhias. Keindahan pulau tak berpenghuni ini sungguh menakjubkan. Ebbie Vebri Adrian, seorang Travel Photographer profesional yang sudah mendatangi lebih dari 2000 destinasi di Indonesia dibuat kagum dengan keindahan pulau Mahoro. “Jika saya diminta membuat daftar 10 pantai terbaik di Indonesia, maka pantai pulau Mahoro masuk dalam daftar tersebut,” komentarnya ketika menginjakkan kaki pertama kali di Mahoro beberapa waktu lalu.

Lain lagi dengan Kamga, vokalis band Tangga tersebut tak habis herannya ketika menyambangi Lehi yang punya pantai berair panas. “Ini luar biasa! Selama saya menjadi host Explore Indonesia, baru kali ini saya menjumpai ada air laut yang panas seperti ini,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, Kamga membawakan sebuah acara Travel di salah satu media tv swasta nasional.

Lanjutkan membaca “Potensi Wisata Sitaro: Keindahan Yang Belum Termaksimalkan”

Daftar Objek Wisata di PULAU SIAU Kab. Kepl. SITARO

Dalam daftar berikut saya coba mengiventaris beberapa lokasi yang bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata di Pulau Siau.  Sebagian besar telah sempat saya datangi dan mengabadikannya melalui foto.  Beberapa lokasi belum ada fotonya.  Dikesempatan berikut saya akan berusaha mengabadikannya, sekaligus memperbaharui koleksi-koleksi foto yang ada.

Silahkan memberikan saran dan ulasan jika pembaca (terutama teman-teman yang berasal dari Sitaro) mempunyai pendapat atau destinasi yang dianggap layak untuk dijadikan objek wisata.

Dalam tulisan berikutnya saya akan publish destinasi wisata di Pulau Tagulandang dan Biaro.

 

  1. Objek Wisata Alam :      Gunung Api Karangetang
    Karangetang Foto-foto dari atas gunung karentang dapat dilihat disini: http://bit.ly/ji0Pwp
  2. Objek Wisata Alam :      Danau Makalehi
    Danau-Makalehi Artikel lainnya dapat dibaca disini: http://bit.ly/llWsFU Lanjutkan membaca “Daftar Objek Wisata di PULAU SIAU Kab. Kepl. SITARO”

Status Kegiatan GA. Karangetang selama Bulan Maret 2011

Sumber: http://www.vsi.esdm.go.id/

Guguran LavaHasil evaluasi kegiatan G. Karangetang di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara sebagai berikut;

I. PENDAHULUAN

Gunungapi Karangetang yang dikenal juga sebagai G. Api Siau merupakan sebuah pulau gunungapi dan  berada di bagian utara P. Siau termasuk kedalam Kabupaten Sitaro yang berjarak sekitar 146 km dari kota Manado. Secara geografis G. Karangetang terletak pada posisi 02047’ Lintang Utara dan 125029’ Bujur Timut, dengan tinggi puncak sekitar 1827 m di atas permukaan laut. Gunungapi tersebut dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi di Desa Salili.

Sejak 18 Maret 2011 kegiatan G. Karangetang mengalami peningkatan status dari SIAGA (Level III) menjadi  AWAS (Level IV) didasarkan pada peningkatan aktivitas secara visual, kegempaan dan potensi ancaman bahaya yang tinggi dari kejadian awan panas guguran terhadap masyarakat yang berada di lereng G. Karangetang bagian barat.

Lanjutkan membaca “Status Kegiatan GA. Karangetang selama Bulan Maret 2011”

MITE DAN SEJARAH GUNUNG KARANGETANG

IMG_3929

o, aditinggi moyang tertinggi
pelindung alamina, pelindung kita
pusaka kara, seperti pedang terhunus
di tangan sejarah menjernihkan nasib
dimana doadoa berdaun
dimana maarifat berakar
dirapal hulubalanghulubalang
agar laut tak letih, langit tiada mengantuk
(Alamina, Aku Laut Aku Ombak, Iverdixon Tinungki)

Sebuah mite dari masa purba di bawah 1500 SM menyebut pulau Alamina merupakan daratan pulau besar yang membentang dari pulau Bacan hingga pulau Mindanao. Masyarakat pulau itu dipimpin seorang kulano tua bernama Ampuang Tatetu yang dipercaya sebagai wakil dewa moyang tertinggi yang disebut juga Aditinggi. Aditinggi berdiam di puncak gunung Karangetang, yang merupakan gunung tertinggi di daratan Alamina.
Konon Alamina di hancurkan dan ditenggelamkan lewat letusan gunung Garengetang yang begitu dasyat sebagai manifestasi kemarahan dewa Aditinggi, karena manusia tak lagi patuh pada hukum dewa moyang tertinggi (narang).

Dari bencana besar itu, yang tersisa adalah puncak-puncak gunung yang kemudian membentuk pulau-pulau. Sementara hamparan karang di dalam laut di wilayah utara muncul menjadi pulau-pulau karang yang baru. Karena letaknya jauh ke laut maka disebut pulau karang jauh di laut (Malaude atau Talaude). Sisa-sisa dari reruntuhan Alamina itu oleh datuk Tatetu dinamakan Nusalawo (Pulau banyak).

Saat ini orang menyebut kawasan pulau-pulau di utara daratan Minahasa itu dengan nama Nusa Utara (kepulauan Siau Tagulandang, Sangihe dan Talaud). Padahal sebutan Nusa Utara tidak tercatat dalam artefak sejarah dan mitologi Nusalawo.

Lanjutkan membaca “MITE DAN SEJARAH GUNUNG KARANGETANG”

LAHAR GA. KARANGETANG MEMUTUSKAN JALUR JALAN

IMG_4326Gunung Api Karangetang yang terletak di Pulau Siau kembali menunjukkan aktivitas vulkanis. Gunung yang mendapat julukan The Real Volcano karena keaktifannya ini memuntahkan material lahar panas yang disertai air dan awan panas pula.

Seperti yang dilaporkan oleh salah satu penggiat citizen journalism dari Siau, Steven Aling lahar panas terlihat meluncur dari puncak Gunung Adat Orang Siau ini tadi pagi (Jumat, 18 Maret 2011) sekitar pukul 09.00 Wita.

Luncuran lahar panas tersebut telah memutuskan jalur jalan ke arah wilayah Siau Barat Utara, tepatnya jalan yang menghubungkan Desa Mini dan Desa Kinali.  Belum ada korban jiwa yang ditimbulkan akibat aktivitas Gunung Api yang menjadi ikon Kabupaten Siau Tagulandang Biaro yang merupakan salah satu kabupaten pemekaran di Sulawesi Utara ini.

"Hanya saja masyarakat yang harus bepergian ke ibukota kabupaten, Ondong harus melalui jalur laut kerena jalan terputus," demikian Steven Aling memberikan penjelasan melalui telepon.

Gunung Api Karangetang termasuk satu dari gunung api teraktif didunia.  Berciri Stratovolcano dengan ketinggian 1740m dari permukaan laut, Gunung Api Karangetang sudah menjadi bagian keseharian masyarakat Pulau Siau. Keaktifan gunung ini merupakan berkat bagi tanah disekitarnya yang menyuburkan lahan-lahan tanaman Pala yang merupakan salah satu Pala terbaik di dunia.

Foto-foto Bencana GA. Karangetang Agustus 2010

Berikut kami tampilkan foto-foto akibat Letusan Gunung Api Karangetang di Pulau Siau yang terjadi pada, 6 Agustus malam.

Semua foto merupakan hasil dokumentasi dari Dolfi Buol yang berada di lokasi kejadian.

Foto hanya menggunakan camera Handphone yang terbatas.

Beberapa Foto diatas Gunung Api Karangetang

Foto-foto dibawah ini merupakan foto yang diambil di atas Gunung Api Karangetang, yang merupakan salah satu ikon dari Pulau Siau (Kabupaten Siau Tagulandang Biaro).

Foto dibuat tepat pada guguran material hasil dapur magma Gunung Api Teraktif di dunia itu.

Foto dibuat Februari 2010.