Mari Jelajahi Pantai Berpasir Lembut Sepanjang 12 KM Nan Eksotis di Pulau Karakelang

Bersepeda motor menyusuri pantai sepanjang 12 KM.
Bersepeda motor menyusuri pantai sepanjang 12 KM.

Pulau Karakelang merupakan pulau terbesar yang ada di Kabupaten Kepulauan Talaud, Provinsi Sulawesi Utara. Di pulau ini pula terletak ibukota Talaud, Melonguane yang menjadi pusat pemerintahan kabupaten paling Utara di Indonesia tersebut.

Akses menuju Karakelang dapat ditempuh dengan dua moda transportasi, yakni menggunakan kapal laut dengan waktu tempuh sekitar 14 jam dari Pelabuhan Manado, atau dengan menggunakan penerbangan yang tersedia dua kali setiap hari dengan waktu tempuh sekitar satu jam dari Bandara International Sam Ratulangi Manado.

Di Melonguane tersedia beberapa penginapan dengan tarif yang bervariatif mulai dari Rp110.000 hingga Rp350.000 per malam. Carilah penginapan yang berdekatan dengan Pelabuhan Melonguane dan anda bisa menikmati kejernihan air laut di sekitar pelabuhan. Saking jernih dan bersih, ikan-ikan yang berenang di air pun terlihat dari atas dermaga Melonguane. Jangan lupa abadikan kesibukan perahu-perahu motor yang menyeberangkan warga ke pulau Salibabu dan pulau-pulau kecil lainnya.

Pulau Karakelang menyimpan sejumlah destinasi wisata yang sungguh mempesona, walau harus diakui berbagai potensi wisata tersebut belumlah dikelola secara maksimal oleh pemerintah setempat. Mencari lokasi wisata pantai nan eksotis dengan hamparan pasir putihnya serta lansekap yang mempesona, tersedia cukup banyak di Karakelang.

Lanjutkan membaca “Mari Jelajahi Pantai Berpasir Lembut Sepanjang 12 KM Nan Eksotis di Pulau Karakelang” →

BEBERAPA WARGA TERKURUNG AKIBAT LAHAR KARANGETANG

IMG_4318Gunung Api Karangetang yang meningkat aktivitasnya sejak 10 hari lalu, tadi pagi mengeluarkan awan panas dan lahar panas yang menuju ke arah Siau Barat Utara.  Menurut laporan Steven Aling langsung dari lokasi kejadian, kini beberapa warga terkurung di daerah Batuloso.

“Ada sebanyak 44 orang, 16 perempuan, 6 anak-anak dan sisanya laki-laki yang tidak bisa keluar dari daerah tersebut,” jelasnya. Penggiat Citizen Journalist ini juga menambahkan, akses ke Batuloso terhalang karena guguran lahar yang memutuskan jalan.

Hingga saat ini Pemkab Siau Tagulandang Biaro yang merupakan kabupaten rawan bencana, sedang berusaha semaksimal mungkin menjangkau warga yang terkurung. Salah satu kabupaten hasil pemekran di Sulawesi Utara ini memang sering dilanda bencana letusan gunung api Karangetang yang tercatat sebagai salah satu gunung teraktif di dunia.

Belum ada informasi apakah ada korban jiwa atau belum, karena memang akses ke Batuloso terputus sama sekali.

Cerita Rakyat tentang sejarah Sangihe-Talaude

Menurut cerita rakyat, bumi Tampunganglawo yang kini disebut pulau Sangihe Besar, ratusan abad yang lalu, daratannya bersambung dengan pulau-pulau kecil mulai dari p. Lipaeng, p. Kawaluso, p. Matutuang, p. Memanu, p. Komboleng, p. Kawio, p. Marore, p. Marulung (p. Balut)  dan ujung paling Utara Barat Laut, p. Sahenganeng (p. Saranggani).

Pemukiman Suku Bantik dulu yang bernama Kaluwulang berada di bumi Tampunganglawo ini, yaitu diantara napong Ehise (beting-putih) dengan p. Marulung. Tapi karena daratan Tampunganglawo bagian Utara Barat Laut tenggelam, maka Suku Bantik untuk sementara waktu mengungsi ke daratan Talaud, lalu berpindah tempat dan mendiami pesisir Barat sepanjang pantai Sulawesi Utara, lainnya ke Mindanao Selatan, sedang yang kondisi tubuhnya lemah, berdiam terus di Talaud.

Lanjutkan membaca “Cerita Rakyat tentang sejarah Sangihe-Talaude” →