Video

MERASEH

#40~365

Sungai Meraseh adalah salah satu anak Sungai Mahakam yang berada di Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Ulu, Kalimantan Timur.

Berbeda dengan sungai Mahakam, air di sungai Meraseh cenderung jernih dengan pemandangan yang menyejukkan di sepanjang tepi sungai.

Sebuah lokasi yang disebut Sari oleh masyarakat Dayak Bahau Umaaq Suling menjadi salah satu tujuan kami saat trip ke Mahakam Ulu di paruh terakhir tahun 2016.

Seperti halnya hutan, sungai bagi Dayak pedalaman merupakan nadi kehidupan, tempat berbagai ritual keseharian dilakukan. Sungai disamping sebagai sumber utama air, juga menjadi akses utama bepergian bagi masyarakat Dayak yang bermukim di sepanjang 920 KM sungai Mahakam.

#mahakam #dayak #borneo #mahakam_ulu #jurnal_rb #vik #sungai #journey #river #jeram #trip #traveling #travelgram

LONG EARS

telinga-panjang

#24~365

In the past, the tradition of elongating ears was not only done by women, but also men. In Dayak Kayaan, long ears for men shows the status of nobility. However, some inais (greeting for old women) in Bahau that we encountered, long earlobes also symbolizes owners’ beauty.

Longthened earlobes also become the identity of age. Therefore, there is a narrative saying that long time ago, hisangs (round earing hanging from the earlobes), are added by its owner as age increases. And it is a test, because time by time it is heavier. Imagine, the earlobes lengthend in such a way, as the number of hisang hanging.

Therefore, women who have long earlobes are regarded as women who have the patience and are able to pass through long-suffering. Because, almost all whose earlobes made long, are always accompanied by tattos whether on the hands or feet.

#jurnal_rb #longears #dayak #dayak_tribe #tribe #fashion #borneo #kalimantan #mahakam #merasakanindonesiamu #natgeo #tradition #ngi #natgeoindonesia #pesonaindonesia
#fashion #style #photooftheday #beauty #beautiful #instagood #pretty #accessories #jewelry

Mengisi National Geographic Indonesia Traveler edisi Desember 2016

Saya mendapat kesempatan mengisi halaman Portofolio di majalah National Geographic Indonesia Traveller pada edisi Desember 2016. Editor NatGeo meminta saya mengirimkan foto-foto dan artikel tentang Hudoq Pekayang, sebuah ritual suku Dayak, yang saya rekam di pedalaman Mahakam Hulu, Kalimantan Timur pada Oktober 2016.

Berikut artikel dan capture halaman majalah tersebut, sebagaimana juga dipublish di website fotokita.net pada 23 November 2016.


 

1216-ngt_t-018-027_page_1

Menjelang siang, Tipung Ping (65) dan Yeq Lawing (67) bergabung bersama warga lainnya di Lamin Adat kampung Long Isun Data Suling. Kedua inai ini—sebutan ibu tua di Dayak Bahau—mempersiapkan diri untuk turut serta pada Hudoq Pekayang di Long Tuyoq di Kecamatan Long Pahangai, Kabupaten Mahakam Hulu, Kalimantan Timur.

Rombongan warga bertolak ke Long Tuyoq. Tipung dan Yeq terlihat cantik dalam busana yang didominasi warna merah. Hudoq Pekayang menjadi ajang kumpul bagi 13 kampung di Long Pahangai saban Oktober.

Lanjutkan membaca “Mengisi National Geographic Indonesia Traveler edisi Desember 2016”