GAMALAMA

#56~365

Puncak gunung api Gamalama terlihat saat penerbangan melintasi gunung bertipe stratovolcano ini. Gunung ini merupakan keseluruhan dari pulau Ternate, ibukota Provinsi Maluku Utara. Ternate dulu memegang posisi penting sewaktu Portugis hingga VOC Belanda menjadikannya sebagai pusat benteng dan perdagangan rempah-rempah. Jejak sejarah itu masih sangat mudah ditemui di Ternate.

Gamalama yang mencapai tinggi 1700an meter di atas permukaan laut ini konon namanya diambil dari kata Kie Gam Lamo (negeri yang besar). Gunung ini sering erupsi sejak letusan pertama kalinya tercatat pada 1538. Pada 1775, erupsi Gamalama melenyapkan Desa Soela Takomi dan memunculkan Danau Tolire Jaha dan Tolire Kecil.

Walau sering erupsi, namun pertumbuhan penduduk di pulau Ternate ini terus saja meningkat. Jika malam hari, lampu-lampu dari rumah pemukiman warga terlihat bahkan hingga mendekati puncak gunung. Aktivitas vulknanis Gamalama juga melecut tradisi Kololi Kie yang digelar rutin pada bulan April saat Festival Legu Gam. Pada pesta rakyat Maluku Utara itu, tradisi mengelilingi Gamalama sambil menyinggahi makam-makam keramat dilakukan. Harapannya adalah agar Gamalama tidak meletus.

#ternate #maluku_utara #jurnal_rb #merasakanindonesiamu #gunung #volcano #gunungapi #gamalama #eruption #travel #traveling #TFLers #vacation #visiting #instatravel #instago #instagood #trip #holiday #photooftheday #fun #travelling #tourism #tourist #instapassport #instatraveling #mytravelgram #travelgram

Memandangi Karangetang

#57~365

Dua orang nelayan dari arah pulau Makalehi memandangi puncak gunung api Karangetang, yang merupakan sebagian besar dari pulau Siau, di Kabupaten Sitaro, Sulawesi Utara.

Gunung Karangetang adalah satu dari gunung berapi aktif yang ada di Sulut. Gunung api ini kerap erupsi dan memuntahkan material vulkaniknya ke lereng-lerengnya, dan beberapa kali memaksa warga di pemukiman kaki gunung mengungsi.

Walau sering erupsi, Karangetang dianggap berkah bagi petani pala, karena kekhasan tanah di pulau Siau dipercaya dikontribusikan dari material vulkanik Karangetang. Pala, adalah komoditas unggulan Sitaro, dan menjadi salah satu terbaik di dunia.

Makalehi, adalah pulau terluar yang ada di Sitaro.

#jurnal_rb #sitaro #siau #karangetang #volcano #eruption #mount #gunung #gunungapi #sea #sunrise #sunset #sun #warm #merasakanindonesiamu #instagood #instanusantara #geonusantara #pesonaindonesia

Status Kegiatan GA. Karangetang selama Bulan Maret 2011

Sumber: http://www.vsi.esdm.go.id/

Guguran LavaHasil evaluasi kegiatan G. Karangetang di Kabupaten Sitaro, Provinsi Sulawesi Utara sebagai berikut;

I. PENDAHULUAN

Gunungapi Karangetang yang dikenal juga sebagai G. Api Siau merupakan sebuah pulau gunungapi dan  berada di bagian utara P. Siau termasuk kedalam Kabupaten Sitaro yang berjarak sekitar 146 km dari kota Manado. Secara geografis G. Karangetang terletak pada posisi 02047’ Lintang Utara dan 125029’ Bujur Timut, dengan tinggi puncak sekitar 1827 m di atas permukaan laut. Gunungapi tersebut dipantau secara menerus dari Pos Pengamatan Gunungapi di Desa Salili.

Sejak 18 Maret 2011 kegiatan G. Karangetang mengalami peningkatan status dari SIAGA (Level III) menjadi  AWAS (Level IV) didasarkan pada peningkatan aktivitas secara visual, kegempaan dan potensi ancaman bahaya yang tinggi dari kejadian awan panas guguran terhadap masyarakat yang berada di lereng G. Karangetang bagian barat.

Lanjutkan membaca “Status Kegiatan GA. Karangetang selama Bulan Maret 2011”

Beberapa Foto diatas Gunung Api Karangetang

Foto-foto dibawah ini merupakan foto yang diambil di atas Gunung Api Karangetang, yang merupakan salah satu ikon dari Pulau Siau (Kabupaten Siau Tagulandang Biaro).

Foto dibuat tepat pada guguran material hasil dapur magma Gunung Api Teraktif di dunia itu.

Foto dibuat Februari 2010.

Gunung Api Karangetang Kembali Menyemburkan Api.

Karangetang by: Heri Poli Gunung “adat” Karangetang yang menjadi salah satu simbol Pulau Siau di Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro, sejak subuh tadi (24 November 2009) kembali menunjukan aktivitas vulkanis.

Menurut Heri Poli, salah satu staff KPUD Sitaro yang saat ini berada di Pulau Siau, tepatnya di Kota Ulu (berada di kaki gunung) aktivitas gunung yang mendapat julukan “the real volcano” ini, terpantau sejak subuh tadi.  Ini ditandai dengan suara gemuruh yang terdengar dari puncak gunung.

Aktivitas vulkanis tersebut berlanjut hingga siang dimana badan gunung tertutup oleh asap tebal. “Asap tersebut sempat menghilang sekitar pukul 11 siang tadi, tetapi tadi sekitar pukul 20.00 witam, kawah gunung yang terlihat jelas dari Kta Ulu mengeluarkan api dan suara yang bergemuruh,” demikian penjelasan Heri ketika di hubungi melalui telepon.

Hingga saat ini kami masih terus memantau situasi dari aktivitas vulkanis gunung api Karangetang. Namun seperti sebelumnya, aktivitas ini dianggap biasa oleh masyarakat Siau, karena memang gunung tersebut sangat aktif.

Karangetang menunjukan aktivitas vulkanis

Technorati Tags:

 

GUNUNG API KARANGETANG Gunung Api Karangetang beberapa hari ini menunjukkan aktivitas vulkanis yang lebih dari biasanya. The real volcano yang memang aktif sepanjang masa ini, dalam seminggu belakangan menunjukkan tanda-tanda vulkanis yang membahayakan.

Bahkan pada tanggal 30 dan 31 Mei, gunung api yang sering diidentikan dengan gunung adat ini, mengeluarkan letusan yang cukup membuat masyarakat sekitar kaget. Dari pengakuan beberapa masyarakat yang turut menyaksikan aktifitasnya, terlihat Karangetang menyemburkan larva pijar dan memuntahkan beberapa material.

Demikian pula dalam sepakan ini awan mendung pekat menyelimuti Pulau Siau khususnya kampung-kampung yang ada disekitar kaki gunung Karangetang, termasuk pusat perdagangang Ulu.

Masyarakat Siau masih menganggap aktivitas Karangetang ini sebagai hal yang biasa saja. Justru orang Siau akan takut jika gunung api ini hanya diam. Sebab mereka khawatir, jika Karangetang diam dalam waktu yang lama, bisa tiba-tiba meletus dengan dahsyat.

Namun demikian, masyarakat yang ada disekitar gunung api Karangetang tetap waspada, jika sewaktu-waktu aktivitas vulkanisnya meningkat.

Potensi Wisata Sitaro yang Belum Termaksimalkan

(Sajian Eksotisme Kawasan Pantai dan Gunung Api Yang Masih Virgin)

(artikel ini merupakan artikel saya untuk dimuat di Explore Indonesia edisi Januari 2009)

Kabupaten Sitaro termasuk dalam bentangan laut dan ratusan pulau di Kawasan SaTas (Sangihe Talaud), yang terletak paling utara Indonesia. Secara administratif, Kabupaten Sitaro berada dalam wilayah Provinsi Sulawesi Utara. Nama kabupaten ini diambil dari akronim 3 pulau besar dalam wilayahnya, yakni Siau, Tagulandang dan Biaro.

Kabupaten Sitaro sendiri terdiri dari 47 pulau, 10 pulau diantaranya berpenghuni dan 37 pulau lainnya tidak berpenghuni, kebanyakan diantaranya merupakan pulau batu. Kawasan ini mempunyai karakteristik geologis khas yang merupakan gugusan karang ( atol ) di dasar laut. Gususan karang yang bertumbuh inilah yang menyembul ke permukaan laut dan menjadi pulau. Penduduk lokal menamakannya napo.

Napo Pasige dan Mahoro

p-pasigeNapo-Napo ini menjadi berkah tersendiri bagi penduduk di Sitaro. Salah satu Napo yang telah menjadi pulau definitif adalah Pasige alias Passighi atau juga Pasiak di Gugusan Pulau Tagulandang. Terletak tidak jauh dari Pulau Ruang. Pulau ini kecil, rendah dan datar. Bahkan jika air pasang tinggi, pulau Pasige hampir tengelam. Tidak ada penghuni yang tinggal di pulau ini, tetapi pulau ini menjadi surga bagi nelayan menangkap ikan dan teripang.

Lanjutkan membaca “Potensi Wisata Sitaro yang Belum Termaksimalkan”

Air Panas di Pantai Temboko Lehi, Kampung Mini

Air Panas LehiJika anda berkunjung ke Pulau Siau, sempatkan diri ke Kampung Mini. Kampung Mini relatif mudah dijangkau. Dengan Ojek (Sepeda Motor yang menarik penumpang), perjalanan ke Mini lebih kurang 20 menit dari Ondong, Ibukota Kabupaten Siau Tagulandang Biaro.
Di Lehi, Mini ini anda akan menemui salah satu hasil karya Gunung Karangetang. Berbeda dengan air panas di daerah lain. Air Panas Lehi merupakan hasil pertemuan antara sumber air panas dari Gunung Api Karangetang dengan air laut. Yang mengeluarkan uap panas adalah air laut di pinggiran Pantai Temboko. Sungguh merupakan suatu sajian alam yang indah.

Lanjutkan membaca “Air Panas di Pantai Temboko Lehi, Kampung Mini”