Gambar

Banjir Kembali Rendam Manado, 11 Januari 2015

Januari tiba, khawatir pun menyapa. Mungkin suasana hati itu yang dirasakan dalam beberapa tahun terakhir oleh warga Kota Manado, khususnya yang tinggal di pemukiman rawan banjir dan longsor.

Januari 2014 tahun lalu, banjir bandang besar melumpuhkan kota Manado saat air melupa dahsyat pada 15 Januari. Setahun sebelumnya banjir juga membuat pemerintah kota kelimpungan menangani warganya yang menjadi korban. Tahun-tahun sebelumnya banjir juga kerap menyapa warga Manado. Selalu di awal tahun.

Banjir kini telah menjadi momok dan penyapa geliat kota di awal tahun. Jika hujan turun dan tak berhenti lebih dari 6 jam, warga yang tinggal di bentaran Kali Jengki dan Daerah Aliran Sungai Tondano (DAS) serta DAS Sawangan dipenuhi rasa khawatir, luapan air bercampur lumpur pasti kembali mengenangi rumah mereka serta memaksa mereka menyingkir ke tempat lebih aman.

11 Januari 2015, hujan yang turun seharian sehari sebelumnya, membuat air di DAS Tondano meninggi, lalu merembes ke pemukiman warga seperti Komo Luar, Ternate Tanjung, Kampung Tubir, Paal Dua dan beberapa wilayah lainnya. Tanah yang longsor ikut pula menambah penderitaan warga. Wali Kota Manado  Vecky Lumentut pun bahkan menetapkan Manado dalam status Darurat Bencana hingga 18 Januari 2015.

Berikut beberapa foto-foto yang sempat diabadikan oleh kontibutor F21STOCK.com. Foto-foto lengkapnya bisa diakses di website stock foto yang dikelola oleh LPM F/21 tersebut.

20150111_113528 Lanjutkan membaca “Banjir Kembali Rendam Manado, 11 Januari 2015”

CUSTODIANS OF CULTURE: Paul Richard Renwarin

Renwarin-3Beberapa waktu lalu saya diminta Majalah Tempo Edisi Bahasa Inggris untuk mewawancarai Pastor Paul Richard Renwarin. Saya menghubungi Pastor via telepon yang waktu itu masih berada di Jakarta. Lalu kami sepakat bertemu di Asrama Sekolah Tinggi Ilmu Filsafat Seminari Pineleng. Pastor lalu menerima kami (saya mengajak Hermondo Kasiadi/F21STOCK untuk membantu memotret) di kamar asrama yang ditempatinya, pada 8 Desember 2014. Selama sekitar 3 jam, Pastor menyediakan waktu melayani wawancara saya, sementara Hermondo mengerjakan tugasnya.

Hasil wawancara itu sudah dimuat dalam artikel di Majalah Tempo English Edition 18-19 (December 22, 2014 – January 5, 2015) dalam Rubrik Outreach dibawah judul Development of Indonesia’s Outlying Areas. Dalam artikel itu juga dibahas mengenai sosok Robert Ramone dari pulau Sumba dan Joosten Leonardus Edigius dari Sumatera. Artikel itu sebanyak 8 halaman.

Sayang Majalah tersebut tidak beredar di Manado. Tempo berjanji mengirimkan satu majalah untuk saya. Namun saya sudah terlebih dahulu membeli versi e-magazinenya lewat Scoop di Android. Untuk memenuhi rasa penasaran beberapa teman yang juga ingin membaca tentang Pastor, baiklah saya mengutip isi dari artikel tersebut, tentu tidak semua 8 halaman itu, tetapi hanya bagian yang berisi mengenai Pastor Renwarin.

Lanjutkan membaca “CUSTODIANS OF CULTURE: Paul Richard Renwarin”

Karangetang Meletus Lagi

KARANGETANG VOLCANO -- Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara menunjukkan aktivitas yang tinggi sejak Sabtu (19/7/2014) malam. Dari puncak kawahnya terlihat luncuran lava pijar, dari informasi terakhir, luncuran lava pijar kini sudah mencapai kaki gunung pada Minggu (20/7/2014). FOTO: Ketika Karangetang meletus pada September 2010. Foto-foto lainnya dapat dilihat di www.f21stock.com
KARANGETANG VOLCANO — Gunung Api Karangetang di Pulau Siau, Kabupaten Siau Tagulandang Biaro, Sulawesi Utara menunjukkan aktivitas yang tinggi sejak Sabtu (19/7/2014) malam. Dari puncak kawahnya terlihat luncuran lava pijar, dari informasi terakhir, luncuran lava pijar kini sudah mencapai kaki gunung pada Minggu (20/7/2014).
FOTO: Ketika Karangetang meletus pada September 2010.
Foto-foto lainnya dapat dilihat di http://www.f21stock.com