SIAGA

img-20170126-wa0068

#26~365

Pukul 17.30 WITA, permukaan air Sungai Tondano perlahan mulai turun, namun hujan masih mengguyur Kota Manado dan sekitarnya walau dalam intensitas ringan.

Beberapa posko penanganan bencana telah didirikan. Salah satunya di Lapangan Tikala, Manado yang menjadi Posko bersama Basarnas, RAPI, Core, PMI, dan Tagana.
Warga yang mengungsi di Ketang Baru juga sudah mendapat penanganan. Dapur umum segera didirikan. Pihak-pihak terkait terus berkoordinasi melakukan penanganan bencana.

Diperkirakan hujan masih akan terus turun hingga Jumat (27/1) besok. Jika intensitas hujan di bagian hulu sungai Tondano cukup lebat, kesiagaan perlu ditingkatkan.

Manado merupakan wilayah rawan bencana banjir saat hujan turun dalam waktu yang cukup banyak. Semestinya warga dan pemerintah lebih serius mempersiapkan upaya-upaya menghadapi dampak cuaca ekstrem.

Selain di Manado banjir juga terjadi di Bitung, Likupang serta longsor di beberapa lokasi.

Photo equipment: dji 3, @joeysecret
#jurnal_rb #banjir #bencana #cuacaekstrem #hujan #siagabencana #sar #rapi #rapimanado

WASPADA

img_20170126_141810

#25~365

Awan hitam masih menggantung di bagian hulu Sungai Tondano, sementara hujan ringan masih terus turun di sebagian besar wilayah Manado dan sekitarnya.

Hujan yang turun sejak Rabu (25/1) hingga Kamis (26/1) sore ini telah menyebabkan banjir di beberapa wilayah Sulawesi Utara. Yang terparah berada di Bitung. Selain banjir, terjadi pula longsor.

Masyarakat yang tinggal di tepi sungai diminta terus meningkatkan kewaspadaan mengantisipasi kenaikan debit air. Pos pemantauan tinggi permukan air di kampung Malvinas, Dendengan Luar mendekati angka 3 meter sebagai ambang bahaya.

Manado pada 15 Januari 2014 pernah dihajar banjir bandang yang menenggelamkan ribuan rumah dan puluhan warga meninggal.

#jurnal_rb #banjir #cuaca #manado #hujan #siagabencana #sar

Gambar

Banjir Kembali Rendam Manado, 11 Januari 2015

Januari tiba, khawatir pun menyapa. Mungkin suasana hati itu yang dirasakan dalam beberapa tahun terakhir oleh warga Kota Manado, khususnya yang tinggal di pemukiman rawan banjir dan longsor.

Januari 2014 tahun lalu, banjir bandang besar melumpuhkan kota Manado saat air melupa dahsyat pada 15 Januari. Setahun sebelumnya banjir juga membuat pemerintah kota kelimpungan menangani warganya yang menjadi korban. Tahun-tahun sebelumnya banjir juga kerap menyapa warga Manado. Selalu di awal tahun.

Banjir kini telah menjadi momok dan penyapa geliat kota di awal tahun. Jika hujan turun dan tak berhenti lebih dari 6 jam, warga yang tinggal di bentaran Kali Jengki dan Daerah Aliran Sungai Tondano (DAS) serta DAS Sawangan dipenuhi rasa khawatir, luapan air bercampur lumpur pasti kembali mengenangi rumah mereka serta memaksa mereka menyingkir ke tempat lebih aman.

11 Januari 2015, hujan yang turun seharian sehari sebelumnya, membuat air di DAS Tondano meninggi, lalu merembes ke pemukiman warga seperti Komo Luar, Ternate Tanjung, Kampung Tubir, Paal Dua dan beberapa wilayah lainnya. Tanah yang longsor ikut pula menambah penderitaan warga. Wali Kota Manado  Vecky Lumentut pun bahkan menetapkan Manado dalam status Darurat Bencana hingga 18 Januari 2015.

Berikut beberapa foto-foto yang sempat diabadikan oleh kontibutor F21STOCK.com. Foto-foto lengkapnya bisa diakses di website stock foto yang dikelola oleh LPM F/21 tersebut.

20150111_113528 Lanjutkan membaca “Banjir Kembali Rendam Manado, 11 Januari 2015”

“Tak Ada Yang Tersisa”

Brian korban banjir
TAK ADA YANG TERSISA. — Brian Worang (9), bocah warga Kelurahan Tikela, Lingkungan I, Kecamatan Tombulu, Minahasa, sedang menunjuk ke Daerah Aliran Sungai (DAS) Sawangan. Brian berdiri di atas lantai bekas rumahnya yang tersapu banjir bandang pada 15 Januari 2014 lalu,
Dia tidak tahu mau tinggal dimana lagi. Beberapa warga di Tikela terpaksa tinggal di kolong jembatan Ring Road.
Gambar

“Menanti Harapan”

Seorang warga Kelurahan Ketang Baru, Kecamatan Singkil, Manado duduk di pembatas Lapangan Ketang Baru, Selasa (28/1/2014). Dia menatap seolah berharap akan datangnya masa depan yang lebih cerah. Ketang Baru merupakan salah satu lokasi terparah yang diterjang banjir bandang pada Rabu (15/1/2014).
Di Sulawesi Utara tercatat 19 orang tewas ketika bencana banjir dan longsor itu menghantam wilayah Sulut. Ratusan rumah warga lainnya hilang terseret banjir. Kerugian sementara ditaksir mencapai Rp1,87 triliun.

FOTO-FOTO EVAKUASI WARGA TERJEBAK BANJIR DI MANADO

 

Minggu, 17 Februari 2013 merupakan hari kelabu bagi Warga Manado. 52 Kelurahan di 7 Kecamatan terendam banjir. Ribuan warga harus diungsikan.  Hingga Senin (18/2) tercatat ada 15 warga tewas akibat tertimbun tanah longsor dan terseret arus banjir.

Lanjutkan membaca “FOTO-FOTO EVAKUASI WARGA TERJEBAK BANJIR DI MANADO”