ALE

ale-1

#27~365

Dia memperkenalkan namanya demikian. Entah apa benar dia berasal dari Maluku, karena saya tak dapat menemui orang tuanya.

Ale bersua di top roof Pasar Bersehati Manado, tempat dia melepas penat saat lelah membantu orang tuanya berjualan di pasar itu.

Ale tak bersekolah, tapi dia ramah dan senang diajak bicara.

#anak-anak #child #urban #manadountoldalstory #manado #city #metro #jurnal_rb

JENGKI

Jengki

#7~365

Sebuah perahu seolah menjadi leader bagi perahu lainnya yang tertambat di kawasan Pelabuhan Manado, yang terletak di bagian Barat Kelurahan Calaca, Kecamatan Wenang.

Menurut catatan, kawasan ini dulunya merupakan muara Sungai Tondano yang sebenarnya. Belanda kemudian menimbun muara ini dan memindahkan aliran muara Sungai Tondano ke lokasi sekarang di sebelah Pasar Bersehati di bagian Utara. Muara baru itu disebut Muara Jengki. Jengki bermakna penampilan baru. Muara baru.

Lanjutkan membaca “JENGKI”

Iseng Memotret Di Siang Yang Terik

Cuaca Manado dalam beberapa pekan ini cukup panas. Matahari menyinari dengan terik, dan hampir semua orang yang bekerja di luar ruangan mengeluhkan suhu yang tinggi tersebut. Bahkan yang tinggal di dalam rumah pun ikut merasakan suhu yang sangat panas.

Burung-burung itu bercengkrama di atas pohon Rambutan di halaman tetangga saya.
Burung-burung itu bercengkrama di atas pohon Rambutan di halaman tetangga saya.

Bagi fotografer landscape mungkin ini saat yang tepat untuk hunting foto, karena ketersediaan cahaya yang sangat cukup dan langit selalu biru. Pukul lima subuh hingga pukul 10 pagi merupakan saat yang sangat tepat untuk memotret lansekap.

Lebih dari itu, terik matahari terasa membakar kulit dan energi yang terkuras akibat penguapan tinggi jelas membuat tubuh menjadi ingin terus beristirahat. Tak terkecuali saya, yang memang dalam beberapa hari ini kurang fit. Enggan untuk keluar rumah, apalagi banyak pekerjaan yang harus diselesaikan di komputer.

Rumah saya berada di Desa Tateli, yang dilewati jalan Trans Sulawesi. Sebuah desa di Kecamatan Mandolang, Kabupaten Minahasa, tapi hanya berjarak kurang lebih 5 kilometer dari Terminal Malalayang. Di desa kami pohon-pohon masih banyak tumbuh, bahkan ada hutan-hutan kecil walau tak seberapa. Termasuk di sekitar rumah saya, walau beberapa pohon telah roboh tertiup angin.

Lanjutkan membaca “Iseng Memotret Di Siang Yang Terik”