Tag

, , , , , , , , ,

Air-Terjun-Ampadoap-2Air terjun yang ada di Beo, Kabupaten Kepualauan Talaud, Sulawesi Utara ini memang tidak terlalu tinggi. Namun air terjun Ampadoap, demikian warga di sana menamakannya memiliki keunikan tersendiri. Di lokasi perbukitan itu terdapat air terjun yang saling berhadapan.

Kedua air terjun itu jatuh dari antara bebatuan dan aliran air keduanya bertemu di satu titik lalu mengalir bersama menuruni anak sungai. Satu air terjun lumayan besar dengan lebar sekitar 20 meter dan satunya lagi lebih kecil yang tepat berada di depan air terjun yang besar itu.

Tak sulit untuk mencapai lokasi air terjun Ampadoap dari Beo. Cukup berkendara sekitar 15 menit ke arah perbukitan yang masih ditumbuhi berbagai pohon lebat dan tanaman pohon kelapa milik warga. Jika menggunakan mobil, kenderaan bisa diparkir di tepi jalan raya dan berjalan kaki sekitar satu kilometer. Namun jika menggunakan kenderaan sepeda motor, bisa terus hingga di depan tangga dari kayu untuk turun ke sungainya.

RABuolAmpadopaWaterfall_9
Di sungai itulah, pengunjung bisa menikmati keindahan air terjun saling berhadapan itu dengan duduk-duduk di atas batu, tepat di tengah-tengah kedua air terjunnya. Bawalah kompor portabel dan persediaan air, lalu masaklah kopi dan menyeruput di antara bunyi air yang jatuh serta gemiricik suara daun yang bergesekan. Dijamin anda akan terpesona dan enggan untuk beranjak.

Di lokasi ini pulu, anda bisa mendengar kicauan khas burung Nuri Talaud yang dikenal dengan nama Sampiri. Burung itu beberapa tahun lalu populasinya sangat terancam. Namun lewat berbagai upaya pelestarian dan penyelamatan, kini Sampiri bisa kembali ramai terdengar di habitatnya. Salah satunya di air terjun Ampadoap, yang dijadikan lokasi pelepasliaran Sampiri.

Air-Terjun-Ampadoap-1Untuk pergi ke Beo, anda harus mendatangi Melonguane terlebih dahulu dimana bandar udara penghubung Talaud dengan Manado tersedia. Ada dua penerbangan yang siap membawa anda dari Manado ke Melonguane setiap harinya. Tapi jika anda menyukai petualangan, cobalah menggunakan transportasi laut dari Pelabuhan Manado. Kapal reguler itu akan berangkat sore hari dan tiba di Melonguane pada keesokan paginya.

Di Talaud terdapat destinasi wisata yang cukup banyak dan semuanya masih sangat alami untuk dinikmati. Kabupaten bahari dengan banyak pulau ini merupakan salah satu surga wisata di Sulawesi Utara, yang memerlukan sentuhan penanganan lebih. Semoga pemerintah daerah Talaud bisa memaksimalkan potensi yang mereka miliki.