Tag

, , , ,

SenegalPusat kegiatan WOC dan CTI Summit yang dilaksanakan di Grand Kawanua Convention Centre membuat tidak semua orang bisa mengaksesnya.  Tulisan besar “No Badges No Entry” di pintu masuk, menegaskan bahwa hanya orang yang mempunyai ID Card dan kenderaan dengan tanda khusus yang bisa masuk ke dalam areal. Hal ini dimaklumi karena petugas keamanan dan panitia harus benar-benar menjamin security delegasi dari 121 negara peserta.

Beruntunglah saya yang teregistrasi sebagai Jurnalis dari Explore Indonesia dapat dengan leluasa mengakses semua venue yang ada. Dan dengan akses tak terbatas itu, saya diberi tugas oleh Tim Stand Sitaro untuk melobby delegasi asing agar bisa berkunjung ke Stand Sitaro.

Pelaksanaan Sukut Expo yang dilaksanakan di lokasi Pameran Permanen Kayuwatu memang terpisah sekitar 1 km dari Venue Grand Kawanua. Dan lagi pula panitia tidai memberi keleluasaan kepada delegasi untuk jalan sendiri. Semua harus terjadwal. Dan tugas saya adalah melobby LO delegasi negara bersangkutan untuk bisa menjadwalkan mampir di Stand Sitaro.

Dan beberapa lobby yang dilakukan membuahkan hasil. Sudah ada beberapa negara yang datang berkunjung ke Stand Sitaro, diantaranya dari Maroko, Senegal dan Tunisia. Tim Stand Sitaro yang telah menyiapkan guide khusus, mempresentasikan semua potensi daerah yang dimiliki.

Semoga delegasi yang berkunjung tersebut dapat menerima informasi yang diberikan, dan nantinya sekembali ke negaranya dapat menceritakan ke investor yang tertarik menanamkan modalnya di NEgeri 47 pulau ini.